Juri Tribun Pekanbaru Award 2026 Ungkap Tiga Indikator Penilaian Penerima Penghargaan
Muhammad Ridho August 28, 2026 11:19 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tribun Pekanbaru Award 2026 resmi digelar di Sultan Ballroom, Grand Elite Hotel Pekanbaru, Jumat (28/8/2026) malam.

Sebelum pengumuman para penerima penghargaan, dua dewan juri menyampaikan proses dan indikator penilaian yang menjadi dasar dalam menentukan pemimpin daerah maupun lembaga yang dinilai layak mendapat apresiasi tahun ini.

Agenda ini tidak hanya menjadi ajang untuk memberikan penghargaan, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap pemimpin daerah dan dunia usaha yang dinilai mampu menghadirkan perubahan serta manfaat nyata bagi masyarakat Riau. Sebelum para penerima penghargaan diumumkan, dewan juri memaparkan sejumlah indikator yang menjadi dasar dalam menentukan pihak yang dinilai layak mendapatkan apresiasi.

Dewan juri dari Universitas Riau, Suyanto, S.Sos., M.Sc., PhD, mengatakan penghargaan diberikan kepada pemimpin kepala daerah maupun perusahaan yang menunjukkan kontribusi nyata bagi masyarakat Riau. Penilaian tidak diberikan secara umum kepada seluruh pihak, melainkan kepada mereka yang dinilai memiliki capaian dan kontribusi yang menonjol.

Menurut Suyanto, Tribun Pekanbaru hadir untuk memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi terhadap kemajuan daerah. Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai seremoni penghargaan, tetapi dapat menjadi sumber inspirasi bagi institusi lain untuk melakukan hal serupa.

"Salah satu tujuan utama penilaian adalah memacu kontribusi yang berkelanjutan. Penghargaan diharapkan dapat mendorong para pemimpin dan dunia usaha agar tidak berhenti setelah memperoleh capaian tertentu, tetapi terus menghadirkan program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Suyanto yang juga merupakan Kepala Percetakan dan Penerbitan Universitas Riau.

Suyanto menjelaskan terdapat tiga indikator utama yang menjadi perhatian dalam proses penilaian Tribun Pekanbaru Award 2026. Ketiganya berkaitan dengan kemajuan daerah, inspirasi dan transformasi nilai, serta pemberdayaan masyarakat yang inklusif.

Indikator pertama adalah kemajuan daerah. Pada aspek ini, penilaian melihat sejauh mana terdapat terobosan dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan inovasi yang dilakukan memiliki dampak yang berkualitas dan berkelanjutan.

"Yang menjadi tolok ukur adalah bagaimana sebuah terobosan mampu memperbaiki tata kelola, layanan publik, serta kualitas dan keberlanjutan dampak dari inovasi yang dilakukan," jelasnya.

Baca juga: SF Hariyanto Apresiasi Tribun Pekanbaru Award 2026, Jadi Pemacu untuk Terus Berkontribusi bagi Riau

Baca juga: Tribun Pekanbaru Award 2026 Berlangsung Meriah, Tokoh Pemerintahan hingga Dunia Usaha Berkumpul

Sementara itu, dewan juri dari Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Fahmi Salsabila, S.S., M.Si menjelaskan bahwa, indikator kedua adalah inspirasi dan transformasi nilai. Menurut Fahmi, pembangunan tidak cukup hanya menghasilkan sebuah ide atau gagasan, tetapi harus terlihat bagaimana ide tersebut berkembang menjadi gerakan maupun solusi nyata yang memberikan manfaat di berbagai bidang.

Aspek tersebut mencakup berbagai bidang kehidupan masyarakat, mulai dari penguatan ekonomi, pendidikan, hingga kepedulian terhadap lingkungan hidup. Dengan demikian, sebuah program dinilai bukan hanya dari gagasannya, tetapi dari proses dan hasil yang ditimbulkannya.

"Indikator ketiga adalah pemberdayaan masyarakat inklusif. Aspek tersebut menjadi bagian penting dalam pembangunan berkelanjutan karena keberhasilan pembangunan harus turut meningkatkan kapasitas masyarakat dan membuka ruang bagi mereka untuk berkembang," tambahnya.

Pemberdayaan tersebut dapat terlihat melalui peningkatan kapasitas warga, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta tumbuhnya kesadaran sosial dan lingkungan. Program yang mampu melibatkan masyarakat dan memberikan ruang bagi mereka untuk menjadi bagian dari perubahan menjadi salah satu hal yang diperhatikan dalam penilaian.

Melalui tiga indikator tersebut, dewan juri berharap Tribun Pekanbaru Award 2026 dapat memberikan apresiasi kepada pihak yang benar-benar memberikan dampak sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak inovasi. Penghargaan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi pemicu agar pemimpin daerah dan dunia usaha terus menghadirkan perubahan serta program berkelanjutan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat Riau.

(Tribunpekanbaru.com/Alexander)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.