BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARBARU - Drama ketat mewarnai laga perempat final Piala Soeratin U-15 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026. Bintang Kalimantan Sukses (BKS) sukses menyingkirkan tuan rumah Tuntung Pandang Pelaihari usai menang tipis 1-0 di Lapangan Pertasi Kencana, Pelaihari, Kamis (27/8/2026).
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Tuntung Pandang langsung tampil agresif sejak menit awal.
Sejumlah upaya serangan dibangun untuk menekan pertahanan BKS yang sempat kesulitan keluar dari tekanan.
Meski demikian, BKS mampu menjaga kedisiplinan permainan. Lini belakang tampil solid untuk meredam gelombang serangan tuan rumah sehingga pertandingan berjalan ketat tanpa gol dalam waktu yang cukup lama.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-70. Striker BKS, Anjar, menjadi pembeda setelah berhasil memanfaatkan peluang dan melepaskan tembakan yang tak mampu dihentikan kiper Tuntung Pandang.
Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta dalam pertandingan. BKS pun berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan dan memastikan langkah ke babak semifinal.
Pelatih BKS, Ronnie Carvalho, mengakui pertandingan berjalan tidak mudah.
"Pertahanan mereka bagus. Anak-anak sempat kewalahan menghadapi serangan lawan," ujarnya, Jumat (28/8/2026).
Meski demikian, mantan pemain PS Barito Putera itu memuji semangat juang para pemainnya yang tetap fokus hingga mampu mencetak gol penentu kemenangan.
"Alhamdulillah, tim kita bisa masuk semifinal. Ini atas kerja keras bersama," katanya.
Lolos ke empat besar tak membuat Ronnie cepat berpuas diri. Ia menegaskan fokus tim kini tertuju pada laga semifinal yang dijadwalkan berlangsung Minggu (30/8/2026).
"Kami akan mengejar tiket ke final. Mudah-mudahan anak-anak bisa kembali bermain maksimal," ucapnya.
Di luar target prestasi bersama BKS, Ronnie juga menyoroti potensi besar sepak bola usia muda di Kalimantan Selatan. Menurutnya, banyak pemain lokal memiliki kualitas yang menjanjikan dan perlu mendapatkan pembinaan berkelanjutan.
"Saya melihat banyak sekali pemain lokal yang memiliki kualitas tinggi," ungkapnya.
Ia menilai kompetisi kelompok umur seperti Piala Soeratin menjadi wadah penting untuk mengasah kemampuan pemain muda sekaligus membuka jalan menuju level yang lebih tinggi. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan)