Fenerbahce mengarahkan perhatian mereka pada upaya mendatangkan Marcus Rashford di saat-saat akhir setelah memastikan kelolosan ke Liga Champions.
Menurut The Times, klub asal Turki itu berharap bisa meresmikan kedatangan seorang ‘pemain bintang’ sebelum tenggat waktu bursa transfer.
Sang penyerang diperkirakan akan menolak minat apa pun dari Turki pada fase penutupan jendela transfer dan tengah bersiap menjalani satu musim penuh kembali bersama klub masa kecilnya, Manchester United.
Ia mencatatkan penampilan kompetitif pertamanya untuk United sejak Desember 2024 ketika diturunkan dari bangku cadangan pada babak kedua saat menghadapi Hull City Sabtu lalu.
Rashford kini berharap penampilannya cukup untuk memberinya tempat sebagai starter saat The Reds menghadapi Ipswich Town pada hari Minggu, laga ketika mereka akan bermain di hadapan pendukung Old Trafford untuk pertama kalinya musim ini.
Penyerang berusia 28 tahun itu masih terikat kontrak dengan United hingga Juni 2028, dengan nilai kesepakatan £325,000 per pekan yang membuatnya menjadi salah satu pemain bergaji tertinggi di skuad.
Meski demikian, besar kemungkinan INEOS akan kembali menjajaki penjualan lulusan akademi tersebut pada periode yang sama tahun depan guna menghapus beban gajinya dari pembukuan, sekaligus menghindari situasi ia pergi secara gratis dua tahun lagi.
Biaya transfer apa pun yang diperoleh dari kepergian Rashford akan tercatat sebagai keuntungan murni, itulah sebabnya klub begitu bersemangat melepasnya pada jendela transfer kali ini.
Namun, ketika Barcelona membiarkan opsi pembelian senilai £26 juta untuknya kedaluwarsa dan tidak ada peminat yang memilih mengaktifkan klausul pelepasannya sebesar £40 juta, petinggi United menerima kenyataan bahwa ia akan tetap bertahan.
Dari sudut pandang Michael Carrick, ia hanya akan berharap pemain internasional Inggris itu mampu mengulangi performa yang ia tunjukkan sepanjang masa peminjamannya bersama Blaugrana musim lalu.