Canberra (ANTARA) - Parlemen Wilayah Utara Australia (NT) pada Kamis malam memberikan suara untuk mengesahkan undang-undang yang akan melegalkan euthanasia sukarela mulai awal tahun 2028, menjadikan NT sebagai yurisdiksi kedelapan dan terakhir di negara itu yang melegalkan eutanasia.
Berdasarkan UU tersebut, siapa pun yang berusia di atas 18 tahun yang menderita kondisi medis lanjut dan diperkirakan akan menyebabkan kematian dalam waktu 12 bulan akan dapat memilih eutanasia.
Artinya, kematian sukarela dengan bantuan bagi pasien sakit parah akan legal di seluruh Australia mulai 2028, dengan tujuh negara bagian dan wilayah lainnya telah melegalkan praktik tersebut sejak 2017.
UU NT akan melarang tenaga kesehatan untuk membahas topik kematian sukarela dengan bantuan kepada pasien, tetapi akan mewajibkan petugas untuk memberikan informasi yang disetujui pemerintah kepada pasien yang bertanya.
Setiap kasus akan dinilai oleh dua dokter independen yang terlatih dalam kematian sukarela dengan bantuan dan diawasi oleh dewan peninjau sebelum pasien diizinkan untuk melanjutkan eutanasia.
NT sebelumnya menjadi yurisdiksi Australia pertama yang melegalkan kematian sukarela dengan bantuan pada 1995, tetapi UU tersebut dibatalkan pada 1997 ketika pemerintah federal melarang NT dan Wilayah Ibu Kota Australia (Australian Capital Territory/ACT) membuat UU terkait eutanasia.
Larangan tersebut dicabut pada 2022, demikian warta Xinhua.





