Resep Ngohiong Ayam Renyah yang Gurih dan Bikin Nagih
Mabruri Pudyas Salim August 29, 2026 10:00 AM

Liputan6.com, Jakarta Resep ngohiong ayam adalah jalan pintas menghadirkan camilan gurih khas Tionghoa langsung dari dapur Anda. Gulungan daging ayam dan udang yang dibalut kembang tahu ini menyimpan aroma lima rempah yang khas, dengan kulit renyah menggigit begitu keluar dari penggorengan. Sekali mencicip, satu potong rasanya tidak pernah cukup.

Sajian ini bukan tren sesaat. Ngohiong berakar dari tradisi kuliner masyarakat Hokkien dan Teochew di Tiongkok Selatan yang dibawa para perantau ke Asia Tenggara. Dilansir dari Washington Post, nama "ngo hiang" merujuk pada bubuk lima rempah yang meracik kayu manis, lada sichuan, biji adas, bunga lawang, dan cengkih menjadi satu aroma tanda tangan.

Di Indonesia, terutama Jakarta, ngohiong lebih akrab disapa gohyong dan sempat menjadi jajanan yang lagi viral hingga membuat orang rela mengantre. Kabar baiknya, membuat gohyong ayam yang renyah dan gurih versi rumahan tidak sesulit yang Anda kira, asalkan tahu urutan dan takarannya. Sajian ini bahkan bisa dibuat sendiri di rumah dengan alat masak seadanya.

Sekilas tentang Ngohiong Ayam

Sekilas tentang Ngohiong Ayam
Sekilas tentang Ngohiong Ayam

Merujuk Nyonya Cooking, ngohiong berasal dari kawasan timur Tiongkok dan lekat dengan komunitas Hokkien serta Teochew, dengan sebutan berbeda di tiap negara: Ngoh Hiang di Singapura, Lor Bak di Malaysia, dan Kikiam di Filipina. Di Tanah Air, sajian ini berkembang menjadi hidangan legendaris khas Peranakan sekaligus kuliner hasil perpaduan budaya China dan Betawi.

Ciri khas ngohiong berpusat pada tiga hal, yaitu isian daging cincang yang berbumbu, balutan kembang tahu yang menghasilkan kulit tipis nan garing, serta sentuhan bubuk ngohiong yang memberi wangi hangat rempah. Warna cokelat keemasan setelah digoreng bahkan kerap dianggap membawa keberuntungan, sehingga ngohiong sering hadir di meja perayaan Imlek dan hajatan keluarga.

Beda ngohiong, gohyong, dan dim sum

Banyak orang menyamakan ngohiong dengan gohyong, padahal keduanya punya cara sajian berbeda. Sejumlah fakta menarik gohyong menyebut versi Betawi lazim disiram kuah cuko yang asam manis, sementara ngohiong klasik disajikan kering lalu diiris untuk dicocol. Bandingkan pula dengan dim sum yang hanya dikukus tanpa digoreng, atau egg roll yang memakai kulit telur alih-alih kembang tahu. Untuk konteks lebih luas, tersedia banyak berita seputar gohyong yang membahas asal-usulnya.

Resep Ngohiong Ayam

Resep Ngohiong Ayam. Foto: AI Generated
Resep Ngohiong Ayam. Foto: AI Generated

Semua bahan mudah didapat di pasar maupun swalayan. Untuk kulitnya, gunakan kembang tahu yang biasa dipakai pada dimsum ayam udang kulit tahu.

Bahan utama:

  • 300 gram daging ayam giling
  • 150 gram udang kupas, cincang kasar
  • 1 buah wortel ukuran sedang, potong dadu kecil
  • 2 batang daun bawang, iris halus
  • 1 lembar kembang tahu (kulit tahu)
  • Minyak goreng secukupnya

Bumbu:

  • 5 siung bawang putih, cincang halus
  • 3 siung bawang merah, cincang halus
  • 1 sendok teh bubuk ngohiong
  • 1 sendok makan saus tiram
  • 1 sendok makan kecap asin
  • 1 sendok teh minyak wijen
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 butir telur
  • 3 sendok makan tepung maizena

Pelengkap:

  • Saus asam manis atau saus sambal untuk cocolan

Cara Membuat Ngohiong Ayam

Cara Membuat Ngohiong Ayam. Foto: AI Generated
Cara Membuat Ngohiong Ayam. Foto: AI Generated
  1. Rendam kembang tahu dalam air hangat sekitar 5-10 menit hingga lentur, lalu angkat dan lap perlahan dengan kain bersih. Potong menjadi lembaran ukuran sekitar 15x20 cm.
  2. Cincang daging ayam dan udang secukupnya, jangan terlalu halus agar tekstur isian tetap terasa saat digigit.
  3. Campur ayam, udang, bawang putih, bawang merah, saus tiram, kecap asin, minyak wijen, bubuk ngohiong, merica, gula, dan garam dalam satu wadah. Aduk searah hingga adonan terasa lengket.
  4. Masukkan telur dan tepung maizena, aduk rata. Tambahkan wortel dan daun bawang, aduk perlahan hingga menyatu.
  5. Diamkan adonan di dalam kulkas minimal 20-30 menit agar bumbu meresap dan adonan lebih padat.
  6. Ambil selembar kembang tahu, letakkan adonan memanjang di satu sisi, lalu gulung padat seperti lumpia dan rapatkan kedua ujungnya.
  7. Tata gulungan di kukusan yang sudah diolesi minyak, kukus sekitar 20 menit hingga matang dan isian mengeras.
  8. Angkat ngohiong dan biarkan dingin hingga uap panasnya hilang serta permukaan kulitnya kering.
  9. Panaskan minyak, lalu uji dengan mencelupkan sepotong kecil kembang tahu; bila langsung mengapung, minyak siap dipakai.
  10. Goreng ngohiong dengan api sedang hingga kulitnya berwarna keemasan dan renyah, sambil sesekali dibalik.
  11. Angkat dan tiriskan, lalu potong menyerong sesuai selera.
  12. Sajikan ngohiong ayam selagi hangat bersama saus asam manis atau sambal sebagai cocolan.
Rahasia ngohiong yang juicy bukan terletak pada banyaknya tepung, melainkan pada adonan yang diaduk searah lalu didiamkan sejenak sebelum dibungkus dan dikukus.

Tips agar Hasil Maksimal

Tips agar Hasil Maksimal. Foto: AI Generated
Tips agar Hasil Maksimal. Foto: AI Generated
  • Kukus dulu, baru goreng. Mengutip Rasa Malaysia, ngohiong sebaiknya dikukus lebih dahulu lalu digoreng sampai renyah agar isian matang sempurna dan kulit tidak gosong.
  • Jangan mengaduk berlebihan. Aduk daging secukupnya dan lembut karena mengolahnya terlalu lama justru membuat tekstur isian keras dan padat.
  • Pilih udang segar. Udang segar yang dicincang kasar memberi sensasi kenyal dan rasa umami yang lebih tegas dibanding udang beku yang terlalu lama disimpan.
  • Bungkus dengan padat. Gulungan yang longgar mudah membuka saat digoreng dan menyerap minyak berlebih; padatkan sambil menekan pelan supaya bentuknya rapi.
  • Jaga api sedang. Minyak terlalu panas membuat kulit cepat cokelat sebelum bagian dalam matang, mirip prinsip pada dimsum yang enak dan kenyal.

Jika ingin tekstur isian lebih lembut dan menyatu, teknik pengadukannya bisa Anda samakan dengan cara pada resep dimsum ayam empuk, yakni dengan tambahan sedikit es batu saat mengaduk.

Dengan bahan sederhana dan teknik kukus lalu goreng yang tepat, resep ngohiong ayam ini siap menjadi andalan camilan keluarga sekaligus ide jualan yang menjanjikan. Selamat mencoba dan berkreasi dengan takaran favorit Anda di dapur.

Pertanyaan Seputar Resep Ngohiong Ayam

Q: Bagaimana cara menyimpan ngohiong agar tahan lama?

A: Kukus ngohiong hingga matang, dinginkan, lalu simpan dalam wadah kedap udara di dalam freezer. Cara ini menjadikannya stok praktis yang tinggal digoreng saat dibutuhkan, layaknya trik pada dimsum rumahan seenak restoran. Bila ingin lebih ekonomis untuk stok mingguan, ikuti pola penyimpanan seperti pada dimsum praktis untuk pemula.

Q: Bagian ayam apa yang paling pas?

A: Paha ayam giling menghasilkan isian yang lebih juicy karena kandungan lemaknya lebih tinggi. Kalau menginginkan versi lebih ringan, dada ayam bisa dipakai seperti pada racikan dimsum sehat, meski hasilnya cenderung lebih kesat.

Q: Disajikan dengan saus apa?

A: Ngohiong paling nikmat dicocol saus asam manis atau sambal, dan di gaya Betawi kerap disiram cuko. Beberapa pilihan saus cocolan yang gurih-pedas bisa Anda siapkan agar sajian makin menggugah selera.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.