PROHABA.CO, ACEH UTARA – Keberadaan lubang menganga di ruas jalan lintas KKA–Takengon, tepatnya di depan Masjid Teupin Reusep, Gampong Induk Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, kian meresahkan warga.
Kerusakan jalan tersebut kembali memakan korban jiwa dan luka setelah seorang pengendara motor terperosok pada Sabtu (29/8/2026) dini hari.
Korban terbaru merupakan seorang pria lansia berumur sekitar 60 tahun asal Desa Cot Murong, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.
Saat melintas di lokasi kejadian, sepeda motor Honda Vario yang dikendarainya masuk ke dalam lubang jalan yang cukup dalam.
Benturan keras membuat korban terpental hingga mengalami luka-luka di bagian wajah.
Akibat kecelakaan itu, korban terpental dari sepeda motornya dan mengalami luka pada bagian wajah.
Sementara sepeda motor yang dikendarainya mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan saat terperosok ke dalam lubang.
Kecelakaan tersebut menambah panjang daftar pengguna jalan yang menjadi korban akibat kondisi ruas jalan KKA-Takengon yang mengalami kerusakan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya enam warga dilaporkan telah menjadi korban kecelakaan di lokasi tersebut.
Bahkan, dari sejumlah kejadian sebelumnya, terdapat laporan mengenai korban yang meninggal dunia akibat kecelakaan yang diduga dipicu lubang di badan jalan tersebut.
Baca juga: Terperosok Lubang Tergenang Air, Truk Pengangkut 24 Drum BBM Terbalik di Jalan Meulaboh-Tutut
Tak hanya pengendara sepeda motor, sejumlah kendaraan roda empat juga dilaporkan mengalami kecelakaan setelah melintasi lokasi yang sama.
Kendaraan jenis L-300 dan Toyota Avanza sebelumnya disebut turut menjadi korban akibat kondisi jalan yang membahayakan.
Lubang yang berada tepat di jalur lintas KKA-Takengon itu dinilai sangat berisiko bagi pengguna jalan, terutama pada malam hingga dini hari.
Minimnya jarak pandang membuat pengendara sulit mengetahui keberadaan lubang, terlebih apabila permukaan jalan dalam kondisi gelap atau tidak terlihat jelas.
Warga berharap kerusakan tersebut segera mendapat perhatian serius dari pemerintah dan instansi terkait.
Mereka meminta perbaikan tidak ditunda hingga kembali menimbulkan korban.
Anggota DPRK Aceh Utara asal Kecamatan Sawang, Abuzar ST, meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh segera mengambil langkah untuk memperbaiki ruas jalan tersebut.
Menurut Abuzar, kondisi jalan yang telah menyebabkan sejumlah kecelakaan harus menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan masyarakat yang setiap hari menggunakan jalur tersebut.
“Kita meminta BPJN Aceh segera memperbaiki jalan tersebut karena sudah banyak memakan korban,” kata Abuzar.
Baca juga: Puting Beliung Terjang Aceh Tamiang, Rumah Warga dan Huntara Rusak
Ia menegaskan, penanganan kerusakan jalan seharusnya tidak menunggu sampai terjadi kecelakaan atau kembali jatuh korban.
Menurutnya, titik kerusakan yang sudah diketahui dan terbukti membahayakan pengguna jalan harus segera ditangani sebagai langkah pencegahan.
“Jangan sampai menunggu ada korban berikutnya baru dilakukan perbaikan.
Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” ujarnya.
Masyarakat juga meminta pihak-pihak yang memiliki akses komunikasi dengan Pemerintah Aceh maupun instansi teknis terkait agar segera menyampaikan kondisi jalan tersebut.
Dengan demikian, penanganan diharapkan dapat dilakukan secepatnya sebelum lubang tersebut kembali menyebabkan kecelakaan.
Warga menilai lubang di depan Masjid Teupin Reusep tersebut kini telah menjadi ancaman nyata bagi pengguna jalan.
Mereka berharap pemerintah dan instansi berwenang segera mengambil tindakan, baik melalui perbaikan permanen maupun penanganan darurat, sehingga risiko kecelakaan dapat ditekan.
Kondisi jalan yang dibiarkan berlarut-larut dinilai bukan hanya mengganggu kenyamanan perjalanan, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan warga yang melintasi jalur KKA-Takengon setiap hari.
(Serambinews.com/Jafaruddin)
Baca juga: Lubang Raksasa Sinkhole di Aceh Tengah Terus Membesar, Sudah Terpantau Sejak Awal 2000-an
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut Samalanga, Pikap Diduga Melebar hingga Tabrak Bus dari Arah Berlawanan