Ali Muhsin Jadi Pemilik Hak Suara PCNU Anambas di Muktamar ke-35 NU, Sosok Calon Masih Dinamis
Dewi Haryati August 29, 2026 05:07 PM

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id – Rombongan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) telah tiba di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (29/8/2026). 

Kehadiran mereka untuk mengikuti rangkaian Muktamar ke-35 NU. Satu di antara agenda utamanya adalah memilih Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Rais Aam PBNU. 

Sebanyak empat pengurus PCNU Kepulauan Anambas hadir dalam muktamar tersebut. Mereka terdiri dari Muslimin Chan selaku Wakil Rais dan Aef Saefurrahman sebagai Wakil Khatib dari unsur Syuriyah. 

Sementara dari unsur Tanfidziyah, terdapat Wakil Ketua PCNU Kepulauan Anambas Ali Muhsin dan Sekretaris PCNU Kepulauan Anambas Mukromin. 

Wakil Ketua PCNU Kepulauan Anambas, Ali Muhsin mengatakan, PCNU Anambas memiliki hak suara dalam Muktamar ke-35 NU.

Hak tersebut diperoleh setelah PCNU Anambas menyelesaikan Konferensi Cabang (Konfercab) dan menerima surat keputusan (SK) dari PBNU. 

"Alhamdulillah, PCNU Anambas mendapatkan hak suara karena kami sudah melaksanakan Konfercab dan sudah menerima SK dari PBNU," kata Ali. 

Menurut Ali, hak suara tersebut nantinya akan digunakan dalam proses pemilihan pimpinan PBNU.

Untuk PCNU Anambas, dirinya yang ditunjuk untuk menggunakan hak suara tersebut. 

"Untuk Anambas, saya sendiri yang akan menggunakan hak suara dalam pemilihan nanti," ujarnya. 

Ia mengatakan, suasana di lokasi Muktamar ke-35 NU saat ini semakin ramai.

Para pengurus dan peserta dari berbagai daerah telah memadati kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. 

Menurutnya, peserta yang hadir tidak hanya mereka yang memiliki hak suara.

Para Nahdliyin yang tidak memiliki hak suara juga turut datang untuk mengikuti dan menyaksikan jalannya Muktamar NU itu. 

"Semua sudah mulai memadati lokasi, baik yang memiliki hak suara maupun yang tidak. Suasananya cukup ramai," kata Ali. 

Terkait calon Ketua Umum PBNU, Ali menyebut hingga saat ini belum ada nama yang secara resmi ditetapkan sebagai calon.

Situasi menjelang pemilihan masih dinamis dan dapat berubah. 

"Untuk calon sampai saat ini belum ada yang ditetapkan. Masih dinamis," ujarnya. 

Ali menjelaskan, proses pengusulan nama calon baru akan berlangsung pada Sabtu siang.

Setelah seluruh tahapan pengusulan dan pembahasan selesai, proses pemilihan Ketua Umum dan Rais Aam PBNU dijadwalkan berlangsung pada malam hari setelah salat Isya. 

"Siang ini baru ada agenda usulan nama-nama calon. Nanti malam, bada Isya, baru masuk ke proses pemilihan ketua umum dan rais," katanya. 

Ali berharap sosok yang nantinya dipercaya memimpin PBNU mampu membawa organisasi semakin kuat dan tetap dekat dengan kebutuhan masyarakat.  

Ia juga berharap kepemimpinan baru dapat memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat daerah. 

"Kami berharap siapa pun yang terpilih nanti adalah sosok yang mampu membawa PBNU lebih baik, memperkuat organisasi dari pusat sampai ke daerah, serta mampu menjawab kebutuhan umat dan masyarakat," kata Ali. (TRIBUNBATAM.id/Ihsan Imaduddin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.