Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Masyarakat memadati pintu masuk Mall Boemi Kedaton (MBK) sejak siang hari untuk menyaksikan kemeriahan Gebyar Undian MBK yang digelar pada Sabtu (29/8/2026).
Baca juga: Pengunjung Mall Boemi Kedaton Lampung Meningkat Jelang Lebaran
Hadiah utama kali ini berupa satu unit mobil Honda BR-V N7-X Prestige, berhasil dibawa pulang oleh Fajar Nawang Sari, warga Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.
Pemenang hadiah kedua satu voucher umrah yaitu Balkis Helmathea Almega dari Sukabumi, Bandar Lampung.
Pemenang hadiah ketiga dua unit motor Honda Beat, masing-masing yaitu:
Pemenang hadiah keempat berupa tiga unit sepeda listrik Goda yaitu:
Gebyar Undian MBK ini merupakan agenda tahunan yang telah memasuki periode ke-13. Program tersebut menjadi bentuk apresiasi manajemen kepada para pelanggan sekaligus upaya untuk meningkatkan antusiasme masyarakat berbelanja dan berkunjung ke MBK.
General Manager Mall Boemi Kedaton, Deviana, mengatakan program undian ini memberikan kesempatan kepada seluruh konsumen yang berbelanja di berbagai outlet MBK untuk mendapatkan hadiah.
Menurutnya, setiap konsumen yang melakukan transaksi minimal Rp100 ribu di berbagai outlet MBK berkesempatan mendapatkan kupon undian yang kemudian dikumpulkan untuk mengikuti pengundian.
“Harapan kami dari manajemen Mall Boemi Kedaton, dengan adanya Gebyar Undian ini semoga dapat menambah atau merangsang konsumen untuk selalu berbelanja dan berkunjung di Mall Boemi Kedaton,” ujar Deviana, Sabtu (29/8/2026).
Ia mengatakan, jumlah kupon yang terkumpul pada periode ini mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. “Ada peningkatan sekitar 20 sampai 25 persen dari sebelumnya,” katanya.
Dalam pengundian tahun ini, MBK menyediakan sejumlah hadiah yang menjadi daya tarik bagi para konsumen. Hadiah utama berupa satu unit mobil Honda BR-V N7-X Prestige menjadi hadiah yang paling dinantikan.
Berikut daftar hadiah:
Deviana menjelaskan, ada hal yang berbeda dalam penyelenggaraan Gebyar Undian tahun ini. Manajemen MBK mengusung konsep yang lebih santai dan kekinian dengan nuansa kafe.
“Ini sangat spesial karena kita konsepnya bernuansa seperti kafe. Jadi kita duduknya cantik-cantik seperti di kafe,” ungkapnya.
Konsep tersebut diharapkan membuat MBK semakin dekat dengan berbagai kalangan masyarakat, tidak hanya orang tua tetapi juga generasi muda.
“Dengan konsep ini, kami berharap orang Lampung datang ke MBK bukan hanya orang-orang tua, tapi juga anak-anak muda, jadi semua kalangan bisa ke sini,” ujarnya.
(Tribunlampung.co.id/ Bintang Puji Anggraini)