Lece memulai perang hukum melawan Lamek Banda dan Al Swehli atas kepergian transfer yang disebut 'tidak sah'
Rina Kusumawati August 29, 2026 09:31 PM

Klub Serie A, Lece, telah memulai proses hukum besar terhadap pemain sayap Lamek Banda dan klub Libya Al Swehli menyusul kepergiannya yang memicu kontroversi. Presiden Saverio Stikki Damiani mengambil langkah tegas di tiga jalur hukum yang berbeda, dengan alasan pemutusan kontrak yang tidak sah serta pelanggaran terang-terangan atas hak citra oleh klub pembeli.

Lece menggugat kepergian sepihak

Klub kasta tertinggi Italia itu secara resmi menempuh jalur hukum terkait pembangkangan winger asal Zambia tersebut setelah menilai kepindahannya ke Libya tidak sah. Banda, yang masih terikat kontrak di Stadion Via del Mare hingga Juni 2027, tidak hadir dalam latihan pramusim di Austria sebelum kemudian bergabung dengan Al Swehli. Menurut La Gazzetta dello Sport, Lece kini menuntut kompensasi finansial sekaligus sanksi disipliner yang tegas terhadap sang pemain dan klub barunya.

Tiga jalur hukum dibuka

Jajaran petinggi Giallorossi, yang dipimpin presiden Damiani, telah meluncurkan langkah hukum di Tribunal FIFA, Panel Arbitrase Nasional, dan lembaga perlindungan hak citra. Lece mendesak FIFA untuk menyatakan pemutusan kontrak sepihak sang pemain batal demi hukum karena tidak memiliki alasan yang sah, sambil menuduh Al Swehli mendorong terjadinya pelanggaran kontrak. Klub asal Salento itu juga menggugat video promosi yang dipublikasikan klub Libya tersebut pada 21 Agustus, dengan tuduhan penggunaan rekaman pertandingan tanpa izin.

Ancaman sanksi berat dari tribunal

Di ranah domestik, Lece telah memulai proses disipliner di hadapan Panel Arbitrase untuk membekukan pembayaran gaji sang winger terhitung sejak 1 Juli tahun lalu karena pelanggaran kontrak. Langkah ini menyusul penolakan awal FIGC untuk mengesahkan transfer tersebut sebelum FIFA memberikan izin sementara. Jika tribunal memutuskan kemenangan untuk Lece, sang pemain terancam menerima larangan bermain dalam jangka panjang, sementara Al Swehli bisa dijatuhi denda besar dan embargo di bursa transfer.

Fokus Serie A berlanjut

Lece kini harus segera mengalihkan perhatian kembali ke urusan di lapangan saat mereka bersiap menghadapi laga kandang penting melawan Roma di Serie A akhir pekan ini. Pelatih kepala Eusebio Di Francesco harus menjaga stabilitas ruang ganti di tengah memanasnya pertarungan hukum dan gangguan dari aktivitas bursa transfer di pengujung periode. Putusan akhir dari badan peradilan FIFA nantinya akan menjadi tolok ukur penting bagi integritas kontrak di sepak bola Eropa.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.