TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Closing ceremony Karya Kreatif Benuanta ( KKB ) 2026 di Kebun Raya Bundayati, Sabtu (29/8/2026) malam, dibanjiri ribuan pengunjung.
Lokasi Kebun Raya Bundayati berada di Jl Sengkawit, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.
Malam puncak KKB 2026 berlangsung meriah, dengan penampilan spesial penyanyi ibu kota, Jaz, yang sukses menghibur para penonton melalui deretan lagu populernya, seperti Teman Bahagia, Kasmaran, hingga Dari Mata.
Baca juga: KKB 2026, BI Kaltara Kembangkan Pembinaan Berkelanjutan UMKM hingga Tembus Pasar Global
Suasana semakin semarak ketika penampilan Jaz dipadukan dengan Fashion Show Gelar Karya Busana Benuanta.
Kolaborasi tersebut menghadirkan karya-karya terbaik peserta Fashion Design Competition tingkat SMA/SMK, yang menampilkan wastra khas Kalimantan Utara.
Karya-karya terbaik itu dikenakan oleh para pimpinan Dekranasda, Dharma Wanita Persatuan (DWP), hingga Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia (PIPEBI) sebagai model.
Penampilan mereka dengan balutan busana wastra khas Kaltara, sukses memukau penonton, dan membuat suasana bak ajang pemilihan putri Indonesia.
Di balik kemeriahan acara penutupan, KKB 2026 juga mencatatkan capaian ekonomi yang menggembirakan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kaltara.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltara, Agus Taufik, mengungkapkan nilai transaksi UMKM selama penyelenggaraan KKB 2026 berhasil mencapai Rp4,87 miliar.
Menurutnya, capaian tersebut meningkat signifikan dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya, yang mencatat transaksi sebesar Rp3,49 miliar.
Peningkatan transaksi itu menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap berbagai produk unggulan daerah, mulai dari wastra, kuliner, hingga produk kerajinan tangan.
"Capaian omzet transaksi UMKM dari awal rangkaian hingga malam ini menembus Rp4,87 miliar.
Ini mencerminkan antusiasme dan apresiasi masyarakat yang semakin tinggi terhadap karya-karya UMKM Kaltara," ujar Agus Taufik saat memberikan sambutan pada malam penutupan KKB 2026, pada Sabtu malam.
Baca juga: Akhirnya KKB 2026 Digelar di Bulungan, Gubernur Kaltara Targetkan Perputaran Uang Lebih Rp500 Juta
Mengusung tema "Karisma Wastra Benuanta: Mengukir Jejak Budaya Kaltara Lewat Karya Busana," KKB 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga berhasil memperluas pasar hingga ke tingkat internasional.
Melalui kegiatan business matching, pelaku UMKM Kalimantan Utara berhasil menjalin kerja sama dengan pembeli dari Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam, dengan nilai kesepakatan bisnis mencapai Rp2,95 miliar.
Selain itu, akses pembiayaan bagi UMKM juga menunjukkan perkembangan positif.
Hingga periode 2026, penyaluran kredit perbankan kepada UMKM di Kalimantan Utara telah mencapai Rp3,83 miliar atau sekitar 145 persen, dari target tahunan sebesar Rp2,65 miliar.
Agus Taufik mengatakan, keterlibatan generasi muda melalui Fashion Design Competition, serta partisipasi berbagai organisasi perempuan dalam peragaan busana, menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kreativitas, sekaligus memperkuat daya saing produk lokal.
"Kegiatan KKB bukan sekadar menjadi wadah promosi, tetapi juga ruang tumbuh bagi talenta kreatif daerah.
Dengan sinergi dan kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Kaltara, Pemerintah Kabupaten Bulungan, Dekranasda, serta seluruh pihak terkait, kami optimistis perekonomian Kalimantan Utara akan terus tumbuh kuat, inklusif, dan berkelanjutan," pungkasnya.
(*)
Penulis : Desi Kartika