PT KAP 1 Siagakan 130 Personel Bantu Tangani Karhutla di Tapin, Target 30 Menit Menuju Lokasi
Ratino Taufik August 30, 2026 05:48 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - PT KAP 1 meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

Kesiapan tersebut ditandai dengan apel siaga karhutla yang dilaksanakan PT KAP 1, Minggu (30/8/2026).

Humas sekaligus Kepala Bagian Pemadaman PT KAP 1, Suwandy, mengatakan pihaknya menyiapkan sebanyak 130 personel untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan karhutla.

"Jumlah tim ada 130 orang. Kami bagi menjadi beberapa tim," ujar Suwandy, Minggu (30/8/2026).

Menurutnya, personel tersebut diperkuat dengan regu patroli sebanyak 15 orang yang bertugas melakukan pemantauan di lapangan.

Selain itu, terdapat enam personel yang bertugas melakukan pemantauan dari menara.

Tim tersebut dilengkapi teropong untuk membantu mendeteksi apabila terdapat asap atau indikasi kebakaran di wilayah yang dapat dipantau dari menara.

Sementara untuk penanganan kebakaran, PT KAP 1 menyiapkan tiga regu pemadam.

Masing-masing regu pemadam beranggotakan 30 orang.

"Kemudian ada tim posko 10 orang, serta bagian konsumsi dan perlengkapan sembilan orang," jelasnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Jembatan Mantuil Ambruk, Pemko Banjarmasin Siapkan Akses Darurat Melalui BTT

Suwandy menegaskan, kesiapan personel juga didukung dengan peralatan pemadaman yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Bahkan, peralatan pemadaman telah disiagakan sejak malam hari sehingga dapat langsung digunakan ketika sewaktu-waktu dibutuhkan.

"Kami bisa menuju lokasi sekitar 30 menit. Paling lama kalau akses air, sekitar satu jam, karena semua alat sudah kami siapkan di malam hari di unit damkar," katanya.

Ia menjelaskan, kecepatan menuju lokasi menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan karhutla.

Dengan kesiapan personel dan peralatan tersebut, pihaknya berharap api dapat segera ditangani sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

PT KAP 1 juga siap berkoordinasi dan membantu penanganan karhutla bersama unsur terkait di Kabupaten Tapin.

Kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering meningkatkan potensi terjadinya karhutla.

Suwandy mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau asap yang mengarah pada kebakaran.

"Yang terpenting adalah bagaimana api bisa segera diketahui dan ditangani, sehingga tidak sampai meluas," pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.