TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Diduga tidak bisa berenang, tiga bocah laki-laki tenggelam di Sungai Musi, tepatnya di dekat Dermaga 7 Ulu Bawah Jembatan Ampera, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang, Minggu (30/8/2026), sekitar pukul 11.30 WIB.
Ketiga anak laki-laki tersebut yakni MIA (8) belum ditemukan, AO (11) belum ditemukan, dan RH (11) sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dilarikan ke RS AK Gani Palembang. Ketiganya diketahui merupakan warga Rumah Susun Blok 6 Lantai IV, Kelurahan 23 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang.
Belum diketahui persis kronologi peristiwa ini. Namun, hingga kini petugas SAR dan Satpolairud Polrestabes Palembang masih melakukan pencarian di tempat kejadian perkara (TKP) terhadap dua korban, yakni AO dan MIA.
Informasi yang dihimpun Tribunsumsel.com, tenggelamnya tiga bocah laki-laki ini berawal saat kelima anak yakni MIA (8), AO (11), RH (11), AR, dan LE mendatangi lokasi kejadian untuk mandi (berenang) di sungai.
Lalu, sesampainya di lokasi, empat dari lima bocah laki-laki tersebut berenang. Diduga karena tidak bisa berenang, MIA (8), AO (11), dan RH (11) tenggelam terseret arus sungai yang deras. Peristiwa ini awalnya tidak diketahui oleh teman mereka, AR dan LE, yang saat itu sudah berada di darat.
Alhasil, peristiwa tenggelamnya bocah ini pertama kali diketahui oleh DIN (60), seorang anak buah kapal (ABK) yang sedang bersandar di Dermaga Plaza 7 Ulu. "Sedang sandar pak, lalu saya melihat ada seorang anak terlihat mengapung di pinggir kapal saya," ucapnya.
Mengetahui peristiwa itu, DIN pun langsung menyelamatkan korban yakni RH. "Saya langsung selamatkan pak, karena masih terlihat bernapas, namun tidak sadarkan diri," ucapnya sambil mengatakan sempat memberi pertolongan pernapasan, namun korban masih tidak sadar.
Alhasil, korban pun langsung dilarikan ke RS AK Gani Palembang. Sesampainya di RS AK Gani, korban dinyatakan oleh dokter telah meninggal dunia.
Sementara itu, Kapolsek SU I Palembang, Kompol Heri, saat dikonfirmasi membenarkan adanya tiga anak laki-laki yang tenggelam di TKP. "Benar adanya peristiwa tenggelamnya tiga anak laki-laki di TKP, diduga tidak bisa berenang. Yakni MIA (8), AO (11), dan RH (11)," katanya.
Lanjut Heri, satu korban sudah ditemukan yakni RH dalam keadaan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke RS AK Gani Palembang dan dinyatakan dokter meninggal dunia. "Satu korban ditemukan sudah meninggal dunia dan dilarikan ke RS AK Gani Palembang."
Di tempat yang sama, Kasat Polairud Polrestabes Palembang, AKBP Yudha Setiawan melalui Kanit Gakkum AKP Kamil AL Rasyid saat ditemui mengatakan untuk dua korban lagi yakni MIA (8) dan AO (11) masih dalam pencarian tim Basarnas dan Polairud Polrestabes Palembang. "Hingga kini masih dalam proses pencarian. Kita menyisir TKP tempat tenggelamnya bocah tersebut," tutupnya singkat.