Leeds United masih bisa mendatangkan Mykhailo Mudryk sebelum tenggat waktu, tetapi potensi hengkangnya Willy Gnonto, yang kini termasuk salah satu pemain dengan masa bakti terlama di klub, akan membuat para pendukung sangat terpukul.
Leeds sempat melihat tawaran pinjaman awal mereka ditolak karena syarat yang diajukan tidak sesuai bagi Chelsea, namun pembicaraan tetap berlanjut dan keyakinan masih terjaga. The Blues kemudian menunda langkah mereka karena menilai menit bermain Mudryk mungkin akan terbatas dalam susunan tim Daniel Farke saat ini, meski sang pemain sangat ingin bergabung. BBC Sport melaporkan bahwa kepindahan Gnonto ke Fiorentina akan membuka jalan bagi Mudryk, dengan Chelsea merasa waktu bermainnya akan lebih baik jika Gnonto pergi.
Dengan waktu yang semakin menipis, peluang itu kembali sedikit terbuka. Chelsea sedang berupaya meminjamkan Mudryk, dan winger Ukraina tersebut masih lebih memilih bergabung dengan klub Liga Primer.
Formasi 3-5-2 milik Farke berarti Mudryk akan bersaing dengan Noah Okafor untuk peran yang bermain tepat di belakang penyerang. Namun, bentuk permainan tim cukup fleksibel, sehingga kedatangannya tetap bisa masuk akal.
Mudryk adalah sebuah risiko karena ia belum bermain dalam pertandingan kompetitif sejak November 2024, dan ia akan membutuhkan kesabaran untuk menemukan kembali performa terbaiknya. Namun demikian, plafon potensinya dinilai lebih tinggi daripada Gnonto.
Adam Underwood kini harus mengambil keputusan: berjudi dengan Mudryk dan berpotensi mendapatkan dana dari penjualan Gnonto, yang merupakan opsi bangku cadangan yang dapat diandalkan, atau tetap menaruh kepercayaan pada pemain Italia tersebut. Gnonto tampil memukau pada pramusim melawan Manchester United, tetapi kemudian mengalami cedera dan belum bermain lagi sejak saat itu, meski ia diperkirakan kembali untuk laga melawan Brentford. Para suporter sangat menyukainya dan banyak yang merasa ia layak mendapat menit bermain lebih banyak, sembari menyoroti versatilitasnya yang terus berkembang.