Jeje Wiradinata Minta Pemkab Pangandaran Kaji Ulang Hibah Lahan Kampus ISBI
ferri amiril August 30, 2026 07:35 PM

 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna


TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Rencana Pemerintah Kabupaten Pangandaran menghibahkan lahan seluas 30 hektare untuk pembangunan kampus Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung mendapat sorotan dari mantan Bupati Pangandaran dua periode, Jeje Wiradinata.

Jeje meminta Pemkab Pangandaran dan DPRD tidak terburu-buru menyetujui hibah tersebut. Menurutnya, rencana pembangunan kampus baru harus didahului kajian menyeluruh terhadap keberadaan perguruan tinggi yang sudah ada di Pangandaran.

"Selesaikan dulu persoalan kampus yang sudah ada, seperti Unpad dan IAIN. Itu kan belum selesai. Bagaimanakah komitmennya, bagaimana kontribusinya terhadap peningkatan akses dan indeks pendidikan warga Pangandaran?" ujar Jeje kepada sejumlah wartawan di Pangandaran, Minggu (30/8/2026) siang.

Jeje menilai Pemkab perlu menghitung secara jelas sejauh mana perguruan tinggi yang sudah berdiri mampu memberikan manfaat bagi masyarakat lokal, terutama dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak Pangandaran.

"Jangan hanya mengejar kuantitas atau jor-joran menambah perguruan tinggi baru, sementara anak-anak kita sendiri tidak mendapatkan manfaat optimal. Untuk apa perguruan tinggi banyak kalau kontribusinya terhadap akses pendidikan warga lokal masih minim?" katanya.

Baca juga: Warga di Pangandaran Ini Kadang Tak Mandi karena Kesulitan Air Bersih

Untuk itu, Jeje meminta Bupati Pangandaran membuka ruang dialog dengan berbagai pihak sebelum mengambil keputusan mengenai hibah lahan tersebut.

Selain DPRD, ia menyarankan pemerintah berdiskusi dengan Dewan Pendidikan, Presidium Pangandaran, tokoh pendidikan, dan tokoh masyarakat.

"Selain dengan DPRD, Bupati mestinya ajak juga dialog dan minta saran pendapat dari Dewan Pendidikan, presidium, tokoh-tokoh pendidikan, serta tokoh masyarakat," ucap Jeje.

Jeje pun mengingatkan agar pemanfaatan aset daerah dilakukan berdasarkan skala prioritas. Menurutnya, lahan seluas 30 hektare merupakan aset berharga yang harus dipastikan manfaatnya bagi masyarakat.

"Jumlah penduduk kita sekitar 415 ribu jiwa. Lahan puluhan hektare itu sangat berharga dan masih banyak kebutuhan primer masyarakat yang perlu dipenuhi," ujarnya.

Jeje tidak menutup kemungkinan mendukung pembangunan kampus ISBI di Pangandaran. Namun, dukungan tersebut harus berdasarkan hasil kajian yang matang.

"Kalau hasil kajian nanti menyatakan perlu dan siap, baru kita mendukung. Tapi sekarang, kaji dulu dengan benar dan matang," ucapnya.

Sebelumnya, Pemkab Pangandaran berencana menghibahkan lahan seluas 30 hektare di Desa Cikalong untuk pembangunan kampus baru ISBI Bandung.

Jika terealisasi, ISBI akan memiliki kampus di Bandung dan Pangandaran. Kampus di Pangandaran direncanakan menjadi kampus utama.

Rencana tersebut disampaikan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami bersama Rektor ISBI Bandung Retno Dwimawarti dalam acara Festival dan Expo KKN di Alun-alun Parigi, Minggu (23/8/2026) malam.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.