TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Manajemen Persib mengambil kebijakan taktis demi menunjang akselerasi kemampuan talenta mudanya melalui skema peminjaman Dion Wilhelmus Eddy Markx.
Langkah ini disepakati selepas pihak manajemen menggelar konsultasi mendalam serta mengalkulasi rekomendasi jajaran pelatih dan masukan dari sang pemain.
Melalui kebijakan ini, Dion diproyeksikan mampu menyerap atmosfer kompetisi yang intensif sekaligus mengantongi menit bermain yang memadai agar kapasitas teknisnya tereksplorasi secara maksimal.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan kebijakan tersebut berorientasi pada penyediaan ruang tumbuh yang ideal bagi perjalanan karir sang pemain.
"Dari sisi teknis, Dion merupakan pemain muda yang memiliki talenta dan potensi besar untuk terus berkembang. Karena itu, kami melihat bahwa kesempatan bermain yang lebih banyak sangat penting bagi proses perkembangannya. Setelah berdiskusi dengan tim pelatih dan Dion, kami menilai peminjaman ini menjadi pilihan yang baik untuk memberikan pengalaman dan ruang bermain yang dibutuhkannya," kata Adhitia dilansir laman klub, 30 Agustus 2026.
Pemain yang beroperasi di pos bek kanan tersebut mula-mula berlabuh ke pelukan Maung Bandung pada awal bergulirnya Super League 2025/2026. Sepanjang debut musimnya, ia mengemas satu kali penampilan di tengah ketatnya persaingan posisi yang turut dihuni Kakang Rudianto serta Frans Putros.
Kala tampuk kepemimpinan taktik beralih ke tangan Igor Tolic, Dion sempat dipercaya turun pada dua laga pembuka. Kendati demikian, kendala cedera memaksa sang pemain masuk ruang perawatan hingga harus melewatkan ajang segitiga Dewata Challenge Series.
Pihak klub optimistis momentum peminjaman ini sanggup mematangkan mentalitas bertanding Dion, menjaga konsistensi performanya, serta membentuk kesiapan diri dalam mengarungi ketatnya persaingan ranah profesional.
"Kami berharap Dion bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, mendapatkan menit bermain yang cukup, dan terus berkembang sebagai pemain. Bagi kami, perkembangan pemain merupakan bagian penting dari perjalanan klub. Karena itu, kami akan terus memberikan dukungan agar Dion dapat berkembang dan kembali dengan pengalaman yang lebih matang," ujar Adhitia.
Kebijakan transfer ini mempertegas konsistensi Persib dalam merawat ekosistem pembinaan pemain secara berkesinambungan melalui penyediaan iklim ikhtiar yang presisi bagi kebutuhan tiap-tiap amunisi mudanya.
Pihak manajemen mendoakan agar Dion mampu melewati periode ini secara optimal, merengkuh banyak pelajaran berharga, dan terus mentransformasi diri menjadi pesepakbola matang.