TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA — Aksi nekat seorang pria di bawah pengaruh minuman keras (miras) berakhir tragis usai dikeroyok massa di Jalan Swadaya, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (28/8/2026) dini hari.
Pelaku kepergok warga saat berusaha membawa kabur sepeda motor milik pemukim setempat.
Pelaku berkemeja kotak-kotak tersebut menjadi sasaran amuk massa dengan tangan kosong hingga benda tumpul.
Baca juga: Curanmor Bersenjata Api Keliaran di Depok, Sempat Terekam CCTV
Wajahnya babak belur dan bibirnya mengeluarkan darah segar sebelum akhirnya dievakuasi ke rumah ketua RT setempat untuk menghindari amukan massa yang lebih parah.
Pemilik sepeda motor, Aisah, mengaku kaget saat dibangunkan oleh tetangganya yang menggedor pintu rumah di tengah malam.
"Tetangga bilang ini motor kamu bukan. Saya juga gelagepan, jadi saya lihat emang benar motor saya posisi sudah pindah tempat, sudah jalan, sudah keluar," ujar Aisah.
Aisah menambahkan bahwa pelaku beraksi seorang diri dan aroma alkohol tercium tajam dari napasnya saat diamankan.
Gara-Gara Minta Rokok Sebelum Beraksi
Gerak-gerik pelaku sebenarnya sudah memicu kecurigaan warga sejak awal. Saksi mata bernama Arif menceritakan bahwa pelaku sempat menghampiri warga yang sedang ronda malam hanya untuk menanyakan arah jalan dan meminta rokok.
"Orang itu lewat, kita lagi pada nongkrong. Dia nanya jalan, ada jalan enggak. Saya bilang enggak ada. Nah, minta rokok saya kasih. Saya lapor ke sekuriti atas karena dia mabuk," ucap Arif.
Curiga dengan kondisi pelaku yang teler, Arif meminta bantuan warga sekitar untuk membuntutinya. Dugaan warga benar—tak lama berselang, pelaku sudah berada di lokasi kejadian dan memindahkan motor korban.
Warga yang melihat hal tersebut langsung berteriak maling hingga memicu kepungan massa.
"Sepeda motor ada di situ juga, baru diteriakin maling. Posisi motor sudah ada di situ, sudah keluar dari portal," jelas Arif.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi untuk mengamankan pelaku beserta barang bukti ke Mapolsek Duren Sawit.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku.