Honda Super-ONE Diburu, Pesanan Indonesia Tembus 180 Kuota Cuma 100 Unit 
Wiwit Purwanto August 30, 2026 08:32 PM

 

SURYA.CO.ID SURABAYA - Honda Prospect Motor (HPM) membawa Honda Super-ONE ke GIIAS Surabaya 2026 sebagai representasi arah baru Honda di era elektrifikasi, namun model listrik kompak itu justru mencatat respons pasar di luar ekspektasi.

Sejak dibuka untuk pemesanan di Indonesia pada GIIAS Jakarta akhir Juli 2026, Super-ONE telah diminati lebih dari 180 konsumen. Angka tersebut melampaui alokasi awal Indonesia yang hanya 100 unit sepanjang 2026.

Pemesanan dari Surabaya juga telah mencapai 15 unit, sementara alokasi untuk wilayah tersebut hanya 10 unit dalam setahun. Pengiriman kepada konsumen dilakukan bertahap mulai akhir Agustus 2026, dengan unit berstatus completely built-up (CBU) yang didatangkan langsung dari Jepang.

Honda Super-ONE dipamerkan dalam GIIAS Surabaya 2026 yang berlangsung 26-30 Agustus 2026 di Grand City Convention and Exhibition, Surabaya. Honda menempati Booth A, Convention Hall Lantai 3.

Baca juga: Jadwal MotoGP Aragon 2026, Siaran Langsung Moto3 Veda Ega Jam 16.00 dan Aprilia Vs Marc Marquez

Selain Super-ONE, Honda turut menampilkan Honda Prelude serta HR-V RS e:HEV Mugen GIIAS 2026 Edition yang hadir secara eksklusif dalam warna Platinum White Monotone.

Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy, mengatakan Super-ONE sejak awal tidak dirancang untuk mengejar volume penjualan.

"Sejak awal, Honda Super-ONE memang tidak kami hadirkan untuk mengisi segmen tertentu ataupun mengejar volume penjualan. Model ini kami hadirkan sebagai representasi arah baru Honda di era elektrifikasi, sekaligus sebagai persembahan bagi para Honda fans, petrolheads, dan pecinta otomotif yang selama ini menghargai karakter khas Honda," ungkapnya pada kunjungan di GIIAS Surabaya 2026, Sabtu (29/8/2026).

Yusak Billy hadir mendampingi President Director of PT Honda Prospect Motor, Masanao Kataoka. Keduanya diterima Presiden Direktur Honda Surabaya Center, Ang Hoey Tiong, serta Director Honda Surabaya Center, Wendy Miharja.

Pesanan Super-ONE Lampaui Kuota Indonesia

Antusiasme konsumen justru membuat strategi Honda yang tidak berorientasi pada volume tersebut menarik perhatian. Dalam waktu singkat, permintaan terhadap Super-ONE telah jauh melewati alokasi awal yang diberikan untuk pasar Indonesia.

Baca juga: Daihatsu Sapa Warga Jatim Di GIIAS Surabaya 2026, Usung Tema Karena Kamu Ada, Semua Jadi Mudah

"Dalam satu minggu terakhir, antusiasme yang kami terima melampaui ekspektasi. Bahkan, jumlah konsumen yang telah menyatakan minat untuk memiliki Honda Super-ONE sudah melebihi kuota yang kami siapkan," kata Yusak Billy.

HPM pun tengah mengajukan permintaan tambahan alokasi kepada Honda di Jepang untuk memenuhi tingginya permintaan tersebut.

"Kami terus melakukan request ke pusat untuk mendapatkan kuota lebih karena permintaannya sangat banyak," ujarnya.

Respons positif juga terjadi di Jepang. Sejak diluncurkan, Super-ONE telah mengumpulkan lebih dari 12.000 pemesanan.

HPM menyebut alokasi 100 unit untuk Indonesia sudah menjadi angka yang patut disyukuri karena distribusi ke sejumlah negara lain berada di bawah angka tersebut.

Dengan jumlah peminat yang telah melampaui kuota, sekitar 80 konsumen di luar alokasi awal harus menunggu kemungkinan pasokan berikutnya.

Bagi Honda, kehadiran Super-ONE bukan sekadar menghadirkan kendaraan listrik baru. Model tersebut menjadi cara Honda membawa karakter berkendara khasnya ke era elektrifikasi.

"Teknologi selalu mengikuti perkembangan zaman, termasuk teknologi baterai dan kendaraan listrik. Tetapi DNA Honda tetap sama, yaitu joy of driving dan fun to drive," ujar Yusak Billy.

Filosofi tersebut terangkum dalam semangat "Culture Evolve". Honda ingin perkembangan teknologi dari mesin pembakaran internal menuju kendaraan listrik dan baterai tetap disertai pengalaman berkendara yang menyenangkan.

Pocket Rocket dengan Sensasi Berkendara Khas Honda

Honda Super-ONE mengusung konsep Pocket Rocket, yakni mobil listrik kompak yang dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih interaktif.

Baca juga: Mitsubishi Bidik 300 SPK di GIIAS Surabaya, New Xforce HEV Jadi Salah Satu Andalan

Model ini dibekali BOOST Mode yang dipadukan dengan Simulated 7-Speed Gear Shift. Teknologi tersebut dirancang menghadirkan sensasi perpindahan gigi seperti mobil konvensional sehingga pengemudi tetap mendapatkan interaksi berkendara yang familiar.

Pengalaman tersebut diperkuat Active Sound Control yang menghasilkan suara berkendara untuk membuat sensasi mengemudi mobil listrik terasa lebih natural dan emosional.

Di dalam kabin, Super-ONE menggunakan pendekatan human-centered design dengan tata letak fitur yang dirancang intuitif. Sejumlah fitur yang ditawarkan antara lain Premium BOSE Sound System dan Triple Meter Display untuk menyajikan informasi kendaraan secara lebih lengkap.

Meski menjadi pembuka lini Honda Electric di Indonesia, HPM belum memastikan apakah teknologi dan konsep Super-ONE akan langsung diturunkan ke model dengan volume penjualan lebih besar.

Honda masih mempertimbangkan perkembangan pasar serta kebutuhan konsumen di masing-masing negara.

"Setiap negara bisa berbeda-beda. Apa yang relevan di Indonesia dan apa yang dibutuhkan konsumen Indonesia, itu yang akan kami siapkan," jelasnya.

Karena itu, strategi elektrifikasi Honda tidak harus menggunakan pendekatan yang sama untuk seluruh produknya.

"Bisa saja produk ini dibuat elektrifikasi, produk ini hybrid, produk ini ICE. Itu kita lihat dari produk apa yang relevan di tiap negara," ujar Yusak Billy.

Untuk pasar Surabaya, Honda Super-ONE dipasarkan dengan harga on-the-road Rp 445 juta. Mobil ini tersedia dalam tiga pilihan warna, yakni Crystal Black Pearl, Boost Violet Pearl, dan Luminous Grey Metallic.

Khusus warna Boost Violet Pearl dan Luminous Grey Metallic, konsumen dapat memilih opsi two-tone dengan tambahan biaya Rp10 juta.

Setiap pembelian Super-ONE mendapatkan portable charger. Honda juga memberikan garansi kendaraan selama 3 tahun atau 100.000 km, sedangkan baterai mendapat garansi hingga 8 tahun atau 160.000 km.

Respons pasar yang melampaui alokasi awal menjadi sinyal menarik bagi Honda. Ketika Super-ONE disebut bukan model untuk mengejar volume, konsumen Indonesia justru menunjukkan antusiasme tinggi terhadap mobil listrik kompak tersebut.

Di GIIAS Surabaya 2026, Honda pun menunjukkan arah yang ingin dibawa melalui Super-ONE: teknologi boleh berevolusi, tetapi karakter joy of driving tetap menjadi bagian dari DNA Honda.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.