TRIBUNBANYUMAS.COM, SURAKARTA – PSCS Cilacap U-17 resmi keluar sebagai kampiun Piala Soeratin Jateng 2026 setelah menaklukkan Safin Pati FC U-17 dengan skor tipis 1-0 pada laga final di Lapangan Kota Barat, Surakarta, Minggu (30/8/2026) sore.
Gol tunggal penentu kemenangan dilesakkan oleh Ahmad Arya Arshafin lewat sepakan melengkung pada menit ke-35.
Kemenangan ini memastikan Laskar Nusakambangan muda mengunci gelar juara sekaligus berhak mewakili Provinsi Jawa Tengah pada putaran nasional Piala Soeratin yang dijadwalkan bergulir pertengahan September 2026 mendatang.
Pelatih PSCS Cilacap U-17, Jimmy Suparno, mengapresiasi kerja keras dan kedisiplinan taktik anak asuhnya dalam meredam perlawanan Safin Pati.
"Dengan jeda waktu dua hari sekali bermain, recovery anak-anak bagus sekali. Strategi counter attack yang saya terapkan alhamdulillah berjalan dengan lancar. Kekompakan dan kebersamaan di tim ini sangat luar biasa, apalagi mayoritas 80 persen pemain merupakan skuad binaan sejak U-15," ujar mantan penyerang Persela Lamongan tersebut usai pertandingan.
Rangkaian Juara Kategori Usia dan Tiket Putaran Nasional
Laga puncak U-17 ini sekaligus menutup rangkaian laga final Piala Soeratin kelompok usia Jawa Tengah tahun 2026.
Di tempat dan hari yang sama, gelar juara kategori U-13 disabet oleh SSB Terang Bangsa setelah mengalahkan Persijap Jepara U-13, sedangkan gelar juara kategori U-15 diraih oleh Safin Pati FC usai menundukkan Fortuna PFA Sukoharjo 2-0.
Baca juga: Safin Pati U-15 Juarai Piala Soeratin Jateng 2026, Melaju ke Putaran Nasional
Wakil Ketua PSSI Jawa Tengah, Kairul Anwar, menegaskan keberhasilan penyelenggaraan kompetisi ini menjadi bukti komitmen organisasi dalam menjaga kesinambungan kompetisi pembinaan di tengah masa transisi kepengurusan daerah.
"Piala Soeratin kelompok usia 13, 15, dan 17 tahun ini tidak boleh berhenti. Alhamdulillah hari ini kita sudah dapatkan para juaranya. Target kita di tingkat nasional harus lebih baik dari tahun lalu, dan PSSI Jateng akan memberikan dukungan penuh," tegas Kairul.
PSSI Jateng Dorong Pembinaan Usia Dini dan Peran Pemda
Kairul juga menyoroti pentingnya pembinaan berjenjang jangka panjang seperti yang ditunjukkan oleh tim-tim finalis. Menurutnya, keberhasilan Safin Pati dan PSCS melangkah ke partai puncak merupakan buah manis dari pengelolaan akademi yang terstruktur sejak usia dini.
Guna meratakan prestasi sepak bola di wilayahnya, PSSI Jawa Tengah berencana memperkuat komunikasi dan sinergi dengan para kepala daerah di seluruh kabupaten dan kota.
"Kami akan mendorong bupati dan wali kota untuk memfasilitasi pembinaan usia dini dan menunjuk pengelola yang kompeten. Jika fondasi pembinaan di kabupaten/kota sudah berjalan baik seirama dengan program PSSI, tinggal menunggu waktu prestasi nasional akan kita raih secara berkelanjutan," pungkasnya. (arl)