Daftar 3 Gunung di Tomohon Sulut Ditutup Sementara untuk Pendakian, Ada yang Berstatus Waspada
Indry Panigoro August 31, 2026 02:32 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Bagi pencinta alam yang berencana mendaki gunung di wilayah Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut) ada baiknya menunda rencana tersebut.

Pemerintah Kota Tomohon menutup sementara aktivitas pendakian di tiga gunung sebagai langkah pencegahan menghadapi potensi bencana, khususnya di tengah kondisi musim kemarau.

Tiga gunung yang jalur pendakiannya ditutup sementara yakni Gunung Lokon, Gunung Empung dan Gunung Mahawu.

Ketiganya berada di wilayah Kota Tomohon, yang secara geografis berjarak sekitar 25-30 kilometer dari pusat Kota Manado Ibu Kota Provinsi Sulut.

Jarak tempuh dapat berbeda tergantung titik keberangkatan dan jalur yang digunakan.

Kebijakan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kondisi gunung, tetapi juga mempertimbangkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat meningkat saat musim kemarau.

Penutupan dilakukan dengan mempertimbangkan rekomendasi teknis Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara dan Pos Pengamatan Gunung Api PVMBG.

Kebijakan tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan dan instruksi Menteri Dalam Negeri serta Gubernur Sulawesi Utara terkait pencegahan dan penanggulangan karhutla.

1. Gunung Lokon

Gunung Lokon menjadi salah satu gunung yang mendapat perhatian karena saat ini berstatus Level II atau Waspada.

Dengan status tersebut, masyarakat direkomendasikan tidak melakukan aktivitas dalam radius 1,5 kilometer dari Kawah Tompaluan.

Karena itu, masyarakat dan pendaki diminta memperhatikan ketentuan keselamatan yang berlaku di kawasan Gunung Lokon.

2. Gunung Empung

Gunung Empung juga termasuk dalam kawasan yang ditutup sementara untuk aktivitas pendakian.

Meski bukan gunung api aktif tersendiri, Gunung Empung berada dalam kawasan Cagar Alam Lokon-Empung dan secara geografis berada di depan Kawah Tompaluan.

Aktivitas di kawasan tersebut tetap harus memperhatikan ketentuan konservasi serta batas keselamatan yang berlaku.

3. Gunung Mahawu

Sementara itu, Gunung Mahawu saat ini berada pada Level I atau Normal.

Namun, status tersebut bukan berarti kawasan bebas dari risiko.

Gunung Mahawu berada di kawasan hutan lindung yang harus tetap dijaga. Kondisi musim kemarau juga menjadi pertimbangan karena dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Keselamatan Jadi Prioritas

Wali Kota Tomohon Caroll Senduk mengatakan keselamatan masyarakat menjadi perhatian utama pemerintah dalam mengambil kebijakan tersebut.

"Kami mengutamakan keselamatan jiwa masyarakat. Karena itu, dalam kondisi seperti sekarang, kita harus lebih berhati-hati dan mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan," ujar Caroll, Minggu (30/8/2026), melalui rilis resmi.

Menurutnya, penutupan jalur pendakian bukan berarti pemerintah membatasi kecintaan masyarakat terhadap alam.

Sebaliknya, kebijakan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Caroll berharap masyarakat, termasuk pendaki, komunitas pencinta alam dan para pemandu wisata, dapat memahami serta mendukung kebijakan tersebut.

"Kita berharap masyarakat dapat mematuhi kebijakan ini. Keselamatan jiwa adalah prioritas, dan kelestarian alam merupakan tanggung jawab kita bersama," tandasnya.

Kapan Pendakian Dibuka Kembali?

Pemerintah Kota Tomohon memastikan perkembangan kondisi di kawasan tersebut akan terus dipantau.

Jalur pendakian akan dibuka kembali apabila kondisi telah dinilai aman dan ketentuan teknis memungkinkan.

Karena itu, masyarakat yang hendak melakukan pendakian di Gunung Lokon, Gunung Empung maupun Gunung Mahawu diimbau menunggu informasi resmi mengenai pembukaan kembali jalur pendakian. (Pet)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.