TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Pengendara motor di Desa Barakkang, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, meregang nyawa setelah bertabrakan dengan truk, Minggu (30/8/2026).
Truk Hino dengan nomor polisi DC 8401 MC diketahui melaju dari arah Topoyo menuju Mamuju.
Sementara korban mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion dengan nomor polisi DC 3629 CW.
Korban dari arah Mamuju menuju Topoyo.
Baca juga: Dampak Kemarau Warga Mamuju Terpaksa Cuci Baju Hingga Mandi di Sungai
Baca juga: CERITA Kasmin Pengrajin Daur Ulang di Mamuju Ubah Ban Bekas Jadi Cuan
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.40 WITA.
Korban meninggal dunia di tempat kejadian.
Dua orang lainnya mengalami luka berat.
Kecelakaan tersebut diduga terjadi karena truk keluar jalur dan mengambil jalur berlawanan.
Sepeda motor korban mengalami kerusakan berat akibat benturan keras dengan badan truk.
Kapolsek Budong-Budong, Iptu Aulia Usmin, mengatakan kecelakaan terjadi tepat di tikungan Desa Barakkang.
Lokasinya berada di pertigaan jalan masuk pabrik sawit.
Iptu Aulia Usmin mengatakan pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap lebih lanjut penyebab pasti kecelakaan.
"Satu orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka berat," jelas Kapolsek.
Kepolisian Resor (Polres) Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, mencatat peningkatan jumlah kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukumnya sepanjang tahun 2025.
Data yang dirilis Polres Mamuju Tengah menunjukkan terjadi lonjakan cukup signifikan dibandingkan tahun 2024.
Kasat Lantas Polres Mamuju Tengah, Iptu Bambang, menyampaikan sepanjang periode Januari hingga Desember 2024 tercatat 140 kasus kecelakaan lalu lintas.
Angka tersebut melonjak menjadi 209 kasus pada periode yang sama pada 2025.
"Data kami menunjukkan peningkatan dari 140 kasus di tahun 2024 menjadi 209 kasus di tahun 2025," ujar Iptu Bambang saat ditemui di Mapolres Mamuju Tengah, Jalan H. Aras Tammauni, Desa Tobadak, Jumat (2/1/2025) siang.
Kenaikan hampir 70 kasus atau sekitar 49 persen ini menjadi perhatian serius bagi jajaran kepolisian di Mamuju Tengah.
Polres Mamuju Tengah mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara.
Peningkatan tersebut menjadi pertanda perlunya evaluasi menyeluruh terhadap keselamatan berkendara di wilayah hukum Polres Mamuju Tengah.
Polres Mamuju Tengah akan meningkatkan sosialisasi dan patroli.
Selain itu, penegakan hukum di titik-titik rawan juga akan dilakukan sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di tahun-tahun mendatang.
Pantauan Tribun-Sulbar.com, Jumat (2/1/2025), sejumlah barang bukti kasus kecelakaan lalu lintas masih terparkir di halaman Mapolres Mamuju Tengah.
Terlihat beberapa kendaraan roda dua dan roda empat mengalami kerusakan, baik sedang maupun parah. (*)