Stasiun Karet Ditutup 1 September 2026, Penumpang KRL Commuter Line Dialihkan ke Stasiun BNI City
Irwan Wahyu Kintoko August 31, 2026 11:35 AM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Stasiun Karet, Jakarta Pusat, tidak lagi melayani naik dan turun penumpang Commuter Line Jabodetabek mulai Selasa (1/9/2026).

Penutupan tersebut dilakukan seiring pekerjaan integrasi Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City yang dikerjakan KAI Daop 1 Jakarta bersama KAI Commuter.

Hari Senin (31/8/2026) ini menjadi hari terakhir Stasiun Karet melayani penumpang.

Mulai Selasa besok, pengguna KRL yang selama ini mengakses Stasiun Karet akan dialihkan ke Stasiun BNI City atau Stasiun Sudirman Baru.

Baca juga: Mulai 1 September, Naik-Turun KRL di Stasiun Karet Dialihkan ke BNI City

Dari stasiun tersebut, penumpang tetap dapat melanjutkan perjalanan menggunakan KRL dengan tujuan Depok, Bogor, Nambo, Jakarta Kota, Tanah Abang, Duri, Angke, hingga Kampung Bandan.

Petugas juga menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang untuk membantu perpindahan dan pelayanan penumpang di Stasiun BNI City.

Penutupan Stasiun Karet mendapat tanggapan beragam dari pengguna KRL.

Sigit (59), pengguna KRL asal Depok, setuju dengan penutupan Stasiun Karet.

Baca juga: Terjebak Macet, Taksi Listrik Tertabrak KRL Commuter Line di Perlintasan Stasiun Karet Jakarta Pusat

Menurutnya, kondisi stasiun selama ini terlalu sempit dan kerap dipadati kendaraan maupun penumpang.

Dalam sebulan, Sigit mengaku tidak terlalu sering menggunakan Stasiun Karet.

Ia biasanya turun atau naik di stasiun tersebut sekitar empat kali karena pekerjaannya beberapa kali berada di sekitar kawasan tersebut.

Meski setuju, Sigit berharap pemerintah dan operator menyediakan lebih banyak fasilitas penunjang menuju Stasiun BNI City.

Baca juga: Kuatkan Konektivitas Transportasi di Jakarta, Stasiun Karet dan BNI City Bakal Disatukan

Menurutnya, akses bagi pejalan kaki perlu diperhatikan agar perpindahan penumpang dari Stasiun Karet ke BNI City tetap mudah dan nyaman.

Berbeda dengan Sigit, Firda (35), pengguna KRL asal Cikarang, tidak setuju dengan penutupan Stasiun Karet.

Firda yang bekerja di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, ini menilai akses transportasi umum di sekitar Stasiun Karet sudah cukup mendukung karena terdapat layanan JakLingko.

Sementara fasilitas transportasi lanjutan di sekitar Stasiun BNI City belum semudah di Stasiun Karet.

Baca juga: Gubernur Pramono Bertemu Menteri Perhubungan, Sepakat Menyatukan Stasiun Karet dan Stasiun BNI City

Selain transportasi umum, Firda juga mempertimbangkan kemudahan mendapatkan ojek online di Stasiun Karet.

Setiap hari, Stasiun Karet terlihat ramai oleh penumpang.

Akses keluar stasiun hanya tersedia melalui satu pintu yang berada dekat dengan perlintasan kereta.

Di sekitar lokasi juga terdapat angkutan, pedagang, serta titik penjemputan dan pengantaran ojek online.

Kondisi tersebut membuat arus kendaraan dan aktivitas penumpang di sekitar Stasiun Karet cukup padat hingga memicu kemacetan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.