Sekutu Iran Bersatu, Mojtaba Khamenei Serukan Perang Total Hadapi AS-Israel sebagai Musuh Bebuyutan
Tribun-video August 31, 2026 11:42 AM

- Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, secara tegas menyerukan agar seluruh negara Muslim sekutu Teheran bersatu.

Khususnya, untuk menyatakan perang total terhadap Amerika Serikat dan Israel yang juga disebutnya sebagai "musuh bebuyutan".

Mengutip Palestine Chronicle pada (31/8), seruan ini disampaikan Khamenei dalam pesannya bertepatan dengan momen penting Pekan Persatuan Islam pada Minggu (30/8/2026).

Dia secara eksplisit menetapkan posisi Washington dan Tel Aviv sebagai musuh bebuyutan yang mengancam seluruh tatanan dunia Islam.

Khamenei menegaskan bahwa perpecahan di antara negara-negara Muslim selama ini telah dimanfaatkan secara licik oleh pihak musuh.

Penderitaan rakyat Palestina dijadikan sebagai contoh utama mengenai betapa rapuhnya umat Islam saat dilanda fragmentasi dan perpecahan internal.

Menurut pandangannya, krisis kemanusiaan parah yang menimpa warga Palestina tidak akan pernah terjadi jika seluruh sekutu Iran dan umat Muslim bersatu padu.

Sehingga, ia mendesak para penguasa negara-negara Islam di Asia Barat dan Teluk untuk segera mengidentifikasi rencana dan ancaman nyata tersebut.

Musuh bersama ini dinilai secara aktif mengeksploitasi berbagai perbedaan ras, budaya, politik, hingga ekonomi sebagai dalih menciptakan perselisihan massal.

“Mereka mencoba mengubah berbagai perbedaan ras, budaya, sosial, ekonomi, politik, dan geografis menjadi dalih untuk menciptakan perselisihan di antara umat Muslim di Iran dan di negara Islam lainnya,” katanya.

Khamenei memperingatkan dengan keras bahwa setiap pihak yang terus memicu perpecahan internal pada akhirnya hanya akan memberikan amunisi bagi musuh.

Lantas untuk menghadapi tekanan mematikan dari luar, konsolidasi kekuatan kolektif sangat krusial dalam upaya mempertahankan negara-negara Muslim secara efektif.

Pernyataan tegas ini dilontarkan di tengah perang sengit AS-Israel melawan Iran yang memanas sejak Februari lalu.

Meski sempat menandatangani kesepahaman damai pada Juni, implementasi perjanjian tersebut kini menemui jalan buntu.

Menutup Konferensi Persatuan Islam Internasional ke-40, Khamenei bersumpah tidak akan membiarkan perpecahan merusak kekuatan bangsanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.