Detik-Detik 3 Kendaraan Bertabrakan di Jalan Yos Sudarso, Begini Kondisi Para Sopir
muh radlis August 31, 2026 02:14 PM

 

TRIBUNJATENG.COM - Kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan terjadi saat suasana dini hari di simpang empat Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Cellu, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Dua pengemudi terluka dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.00 Wita, Senin (31/8/2026), salah satunya mengalami patah tulang terbuka pada betis kanan.

Tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut masing-masing Daihatsu Gran Max, truk Hino dan Suzuki Carry.

Benturan terjadi di kawasan persimpangan ketika ketiga kendaraan datang dari arah berbeda.

Polisi kini masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Kasat Lantas Polres Bone AKP Riyanda P Utama mengatakan, personel Unit Gakkum Satlantas Polres Bone telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui kronologi dan penyebab kecelakaan.

 

Gran Max Tabrak Samping Truk Hino

Berdasarkan hasil olah TKP serta keterangan saksi, kecelakaan bermula ketika Daihatsu Gran Max yang dikemudikan Rahul (26) melaju dari arah selatan menuju utara.

Saat kendaraan memasuki simpang empat, dari arah timur menuju barat melintas truk Hino yang dikemudikan Risal Alex Nurak (28).

Gran Max kemudian menabrak bagian samping truk Hino.

Situasi berubah ketika Suzuki Carry yang bergerak dari arah barat menuju timur turut masuk ke persimpangan.

"Pada saat bersamaan, muncul mobil Suzuki Carry yang bergerak dari arah barat menuju timur.

Pengemudinya tidak dapat menguasai laju kendaraannya hingga akhirnya bertabrakan dengan Truck Hino," kata Riyanda.

Benturan tersebut kemudian membuat tiga kendaraan terlibat dalam satu rangkaian kecelakaan.

 

Dua Pengemudi Terluka

Rahul menjadi salah satu korban yang harus mendapatkan perawatan setelah kecelakaan tersebut.

Pengemudi Gran Max itu mengalami luka robek pada pipi kiri, luka terbuka di lengan kanan, luka lecet pada tumit dan betis kaki kiri, serta pembengkakan pada mata kanan.

Ia juga mengeluhkan rasa sakit di bagian pinggang dan kemudian menjalani perawatan di RSUD Datu Pancaitana Bone.

Sementara itu, pengemudi Suzuki Carry, Wahyudi (35), mengalami luka pada kedua betis.

Kondisinya lebih serius karena terdapat patah tulang terbuka pada betis kaki kanan. Wahyudi selanjutnya dibawa ke RSUD Tenriawaru Watampone untuk memperoleh penanganan medis.

Berbeda dengan kedua pengemudi tersebut, Risal Alex Nurak selaku pengemudi truk Hino tidak mengalami luka dalam kecelakaan.

 

Polisi Amankan Gran Max sebagai Barang Bukti

Selain menangani korban, polisi melakukan sejumlah tindakan di lokasi untuk kepentingan penyelidikan.

Kerugian material akibat kecelakaan tersebut untuk sementara diperkirakan mencapai Rp3 juta.

Satu unit Daihatsu Gran Max telah diamankan di Mako Polres Bone sebagai barang bukti. Sementara truk Hino dan Suzuki Carry masih berada di lokasi kejadian.

"Kami sudah mendatangi TKP, mengamankan status quo, membuat sketsa TKP, mencatat saksi dan mengamankan barang bukti," jelas Riyanda.

Hingga Senin pagi, penyidik masih mendalami berbagai informasi untuk memastikan faktor yang menyebabkan kecelakaan tersebut.

Polisi belum menetapkan penyebab akhir karena proses penyelidikan masih berlangsung.

"Kesimpulan sementara masih dalam proses lidik," ujarnya.

Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat bagi pengendara untuk lebih berhati-hati ketika memasuki persimpangan, terlebih pada waktu dini hari ketika kondisi lalu lintas dan jarak pandang dapat berbeda dibandingkan siang hari.

Polisi meminta pengendara tidak memacu kendaraan ketika mendekati persimpangan dan memastikan kondisi lalu lintas dari arah lain sebelum melintas.

"Pengendara kami imbau selalu berhati-hati, kurangi kecepatan saat mendekati persimpangan, perhatikan kendaraan dari arah lain dan utamakan keselamatan," tandasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.