Kenapa Kerutan Bisa Muncul di Usia 20-an? ini Penyebab dan Kaitannya dengan Kolagen Menurut Dokter
Arie Noer Rachmawati August 31, 2026 02:14 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Kerutan di wajah umumnya identik dengan proses penuaan. Namun, garis-garis halus ternyata juga bisa mulai muncul ketika seseorang masih berusia 20-an.

Kondisi ini dapat menjadi salah satu tanda penuaan dini, terutama jika kerutan muncul sebelum seseorang memasuki usia 30 tahun.

Tanda-tanda tersebut bisa terlihat di berbagai bagian tubuh, mulai dari area sekitar mata, dahi atau kening, hingga leher.

Dokter Kecantikan dan Anti Aging, dr. Eny Anggraini, M.Biomed (AAM), mengatakan munculnya tanda penuaan di usia muda dapat dipengaruhi berbagai faktor.

Salah satunya adalah paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan.

Selain faktor lingkungan, pola hidup dan pola makan juga turut memengaruhi kondisi kulit.

Kebiasaan sehari-hari yang kurang sehat dapat membuat tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang cukup untuk menjaga kesehatan kulit.

Asupan vitamin dan antioksidan juga memiliki peran penting dalam membantu menjaga kondisi kulit.

Nutrisi tersebut dibutuhkan tubuh untuk mendukung kesehatan kulit, termasuk dalam proses pembentukan kolagen.

Sementara itu, kolagen merupakan salah satu komponen penting yang membantu menjaga struktur, kekuatan, dan elastisitas kulit.

Lantas, apa saja faktor yang dapat menyebabkan kerutan muncul di usia muda dan bagaimana kaitannya dengan penuaan dini serta kolagen kulit?

Baca juga: Studi Klinis Ungkap Potensi Pendekatan Microbiome untuk Kulit dengan Psoriasis

Apa itu Penuaan Dini?

Dr. Eny menjelaskan, penuaan dini merupakan kondisi ketika tanda-tanda penuaan kulit muncul lebih awal. 

"Jadi ada yang namanya penuaan dini adalah munculnya keriput atau kerutan pada usia di bawah 30 tahun. Jadi mulai 20 tahun dia itu mulai mengeluhkan tentang keriput baik di area lipatan kayak sekitar mata, kemudian di area kening atau dahi, kemudian ada lagi dia juga muncul kerutan biasanya di daerah-daerah leher atau tangan atau kaki. Nah, itu bisa terjadi pada usia 20 tahun," kata dokter Eny dalam siniar BEAUTY HEALTH di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah Minggu (30/8/2026), dikutip dari Tribunnews.

Salah satu tandanya adalah munculnya keriput atau kerutan pada usia di bawah 30 tahun.

Pada sebagian orang, keluhan kerutan bahkan dapat mulai muncul sejak usia 20 tahun. 

Tanda tersebut dapat terlihat pada area yang memiliki banyak lipatan atau banyak bergerak, seperti sekitar mata dan dahi.

Penuaan dini tidak hanya ditandai dengan kerutan pada wajah.

Perubahan serupa juga dapat terlihat pada area leher, tangan, maupun kaki.

Baca juga: Kenapa Sunscreen Penting untuk Mencegah Kerutan? ini Penjelasan Dokter Kecantikan dan Anti-Aging

Paparan Sinar UV Bisa Memicu Penuaan Dini

Salah satu faktor eksternal yang dapat berperan dalam munculnya penuaan dini adalah paparan sinar ultraviolet (UV).

"Penuaan dini di usia muda ini salah satunya faktor eksternal tadi yaitu paparan UV," kata dokter Eny.

Kulit yang terus-menerus terpapar sinar matahari tanpa perlindungan yang memadai dapat mengalami berbagai perubahan seiring waktu.

Paparan UV menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan terutama bagi seseorang yang banyak beraktivitas di luar ruangan. 

Kerusakan akibat paparan sinar UV dapat terakumulasi dan pada akhirnya berkontribusi terhadap munculnya tanda-tanda penuaan kulit.

Karena itu, perlindungan kulit dari sinar matahari menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kesehatan dan membantu mencegah munculnya tanda penuaan lebih cepat.

Gaya Hidup Juga Berpengaruh

Selain paparan UV, gaya hidup menjadi faktor lain yang dapat memengaruhi kondisi kulit. 

Dr. Eny menjelaskan bahwa pola hidup yang kurang baik dapat menjadi salah satu penyebab penuaan dini pada usia muda.

Gaya hidup dalam hal ini dapat mencakup berbagai kebiasaan sehari-hari, termasuk pola makan. 

"Lifestyle jadi dia ini makan makanan sembarangan," tuturnya.

Kebiasaan mengonsumsi makanan secara sembarangan dan kurang memperhatikan kualitas nutrisi dapat membuat tubuh tidak mendapatkan asupan yang optimal.

Padahal, kulit membutuhkan berbagai nutrisi untuk mempertahankan fungsi dan kondisinya. 

Karena itu, menjaga pola hidup sehat tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan, tetapi juga dapat mendukung kesehatan kulit.

Kurangnya Vitamin dan Antioksidan

Asupan vitamin dan antioksidan juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. 

Menurut dr. Eny, kekurangan vitamin maupun antioksidan dapat menjadi salah satu faktor yang membuat kondisi tubuh dan kulit kurang optimal.

Antioksidan berperan dalam membantu melindungi sel tubuh dari dampak radikal bebas. 

Sementara itu, berbagai vitamin dan zat gizi dibutuhkan tubuh untuk menjalankan fungsi normal, termasuk proses yang berkaitan dengan kesehatan kulit.

Pola makan yang kurang beragam dan minim makanan bergizi dapat membuat asupan nutrisi tidak optimal. 

Oleh sebab itu, memenuhi kebutuhan nutrisi melalui pola makan seimbang menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kesehatan kulit.

"Jadi kurang dari vitamin atau antioksidan yang bisa biasanya bisa bagus untuk kondisi tubuh, untuk merangsang kolagen dia kekurangan seperti itu."

"Makanya pada usia muda juga bisa mengalami ee penuaan dini, aging atau kerutan mulai muncul seperti itu," papar dokter Eny.

Baca juga: Cara Penggunaan Sunscreen yang Tepat untuk Adang Cuaca Panas, Cegah Kanker Kulit dan Penuaan Dini

Apa Hubungannya dengan Kolagen?

Kolagen merupakan salah satu protein penting yang terdapat pada kulit dan berperan dalam mempertahankan struktur serta kekenyalan kulit. 

Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen secara alami dapat mengalami perubahan.

Namun, pada usia muda sekalipun, kondisi kulit dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal dan gaya hidup. 

Dr. Eny menjelaskan bahwa asupan vitamin dan antioksidan yang baik dapat mendukung kondisi tubuh serta proses yang berkaitan dengan kolagen.

Ketika tanda-tanda penuaan muncul lebih awal, penting untuk melihat kondisi kulit dan kebiasaan sehari-hari secara keseluruhan, bukan hanya berfokus pada satu faktor.

Area yang Rentan Mengalami Kerutan

Kerutan pada usia muda dapat muncul di beberapa area tubuh. 

Menurut dr. Eny, area sekitar mata dan dahi atau kening termasuk bagian yang dapat mengalami munculnya garis-garis kerutan.

Selain wajah, kerutan juga dapat muncul di area leher, tangan, maupun kaki. 

Kemunculannya dapat berbeda pada setiap orang, tergantung berbagai faktor yang memengaruhi kondisi kulit.

Jika garis halus atau kerutan mulai muncul ketika seseorang masih berusia muda, kondisi tersebut dapat menjadi alasan untuk mulai lebih memperhatikan kesehatan dan perawatan kulit.

Bagaimana Membantu Mencegah Penuaan Dini?

Beberapa kebiasaan sederhana dapat dilakukan untuk membantu menjaga kesehatan kulit dan mengurangi faktor risiko penuaan dini. 

Perlindungan dari paparan sinar UV merupakan salah satu langkah yang penting, terutama bagi orang yang sering beraktivitas di luar ruangan.

Selain itu, pola makan seimbang dengan mencukupi kebutuhan vitamin, mineral, protein, dan sumber antioksidan dapat membantu mendukung kesehatan tubuh dan kulit. 

Gaya hidup yang lebih sehat juga penting untuk dipertahankan secara konsisten.

Bagi seseorang yang sudah mengalami kerutan pada usia muda dan merasa khawatir dengan kondisi kulitnya, konsultasi dengan dokter dapat dilakukan. 

Pemeriksaan dapat membantu mengetahui faktor yang mungkin berperan dan menentukan perawatan yang sesuai.

Kerutan di Usia Muda Bisa Menjadi Tanda Penuaan Dini

Munculnya kerutan pada usia 20-an atau sebelum 30 tahun tidak selalu berarti seseorang mengalami masalah kesehatan tertentu. 

Namun, kondisi tersebut dapat menjadi tanda penuaan dini yang perlu diperhatikan.

Menurut dr. Eny, paparan UV, gaya hidup yang kurang sehat, serta kurangnya asupan vitamin dan antioksidan dapat berperan dalam munculnya tanda penuaan lebih awal. 

Faktor-faktor tersebut dapat memengaruhi kondisi kulit dan proses yang mendukung pembentukan kolagen.

Karena itu, menjaga kulit dari paparan sinar UV, menerapkan pola makan bergizi, serta menjalani gaya hidup yang lebih sehat dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan kulit. 

Jika kerutan muncul semakin banyak atau terjadi pada usia yang sangat muda, konsultasi dengan dokter kecantikan atau dokter kulit dapat dilakukan untuk mendapatkan penilaian yang sesuai.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Tribunjatim.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.