TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo mengusulkan agar siswa tetap sekolah di tengah kabut asap yang kini menyelimuti imbas kebakaran lahan.
Alasan reza siswa tetap masuk demi pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) bisa tetap berjalan.
Pernyataan Reza seperti itu dalam sebuah yang direkam ketika dirinya mengikuti zoom.
"Karena ketika sekolah diliburkan berpengaruh juga terhadpa dapur MBG. Kita mengerti bapak ibu yah, bapak ibu saya harap punya kebijaksanaan juga," katanya.
Pemberian MBG menurutnya jika siswa tak sekolah tidak akan berjalan.
"Dapur MBG, mati bu. Kantin-kantin, mati bu. Belum dampak anak-anak ketka dipulangkan, mereka yang harusnya di rumah, mereka ke kafe-kafe buat keributan, buat masalah, nanti kita yang pusing bu. Habis itu nanti ada orang tuanya apa lagi, pusing," katanya.
Bahkan Muhammad Reza Prabowo sampai sudah merencanakan membuat surat edaran.
"Jadi saya meminta kepada bapak dan ibu mohon nanti ini saya akan buatkan surat edaran, masuknya jam 8 untuk adek-adek gitu kan, nanti pulangnya mungkin karena kita sudah seting di 30 menit setiap jam pelajaran," katanya.
Kini video tersebut sudah tersebar dan menjadi viral di media sosial.
Ia menanggapi tentang video itu demi meredam persepsi publik.
Menurutnya video itu direkam saat membicarakan tentang penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada kepala SMA, SMK, dan SKH se Kalimantan Tengah pada Minggu (20/8/2026).
"Itu potongan video dan rapatnya itu lama sekali. Kami juga mendengarkan aspirasi," katanya.
Reza menerangkan bahwa ada kalimat lain yang dia ucapkan.
"Itu belum akhir, masih ada diskusi lebih lanjut terkait dengan pelaksanaan PJJ," katanya.
Baca juga: 6 Tuntutan Mahasiswa Unpak Saat Demo di DPR, dari MBG hingga RUU Perampasan Aset
Ia menyatakan bahwa aspek keselamatan siswa di tengah kabut asap tetap menjadi prioritas utama, sehingga penerapan PJJ untuk SMA, SMK, dan SKH di Kalteng dilaksanakan terhitung sejak 31 Agustus 2026.
"Tentu kita harus mengutamakan keselamatan siswa dan siswi serta tenaga kependidikan kita, makanya Pak Gubernur langsung membuat surat edaran (SE) pelaksanaan PJJ," katanya.
Reza menjelaskan bahwa pelaksanaan PJJ yang berlangsung sejak 31 Agustus hingga 2 September ini telah melewati proses analisis mendalam berdasarkan hasil diskusi dengan pihak sekolah dan mempertimbangkan kondisi kualitas udara setiap daerah.
"Dalam membuat suatu kebijakan kan kita harus penuh dengan perhitungan, imbauan kami jelas dan sudah ter-copy ke seluruh sekolah," katanya.
Baca juga: Zulkifli Hasan Sebut MBG Tahun Pertama Ruwet, Minta Waktu 2 Bulan untuk Perbaiki
Profil Muhammad Reza Prabowo :
Reza merupakan kelahiran Palangkaraya tahun 1992.
SLTP : SMPN 2 PALANGKA RAYA
SLTA : SMA NEGERI 2 PALANGKA RAYA
S1 : INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI (IPDN)
S2 : UNIVERSITAS GADJAH MADA
2004 – 2008
KEPALA BAGIAN MATERI DAN KOMUNIKASI PIMPINAN
2023 - Skrg
KEPALA SUB BAGIAN KOMUNIKASI PIMPINAN
2023 - Skrg
PLT. KEPALA BADAN PENGHUBUNG PROVINSI KALIMANTAN TENGAH DI JAKARTA
2023 - Skrg
KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROV. KALTENG
https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t