Kondisi Jembatan Sesek di Musi Rawas Memprihatinkan, Miring dan Besi Alas Hilang
Sri Hidayatun August 31, 2026 03:00 PM

TRIBUNSUMSEL.COM,MUSIRAWAS- Jembatan Sesek penghubung antar desa di Kecamatan Purwodadi Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumsel kondisinya sangat memprihatinkan.

Pantauan reporter Sripoku.com pada Senin (31/8/2026), jembatan tersebut berada diantara Desa T1 Bangunsari dan Desa T2 Purwakarya, Kecamatan Purwodadi.

Dimana kondisi jembatan tersebut saat ini sudah dalam kondisi miring dan bahkan beberapa besi alasnya sudah hilang dan diganti dengan kayu. 

Tak hanya itu, jembatan yang menjadi satu-satunya akses bagi para pelajar tersebut, juga sudah dipadang portal permanen dibangun tengah oleh masyarakat setempat.

Sehingga jembatan penghubung antar desa tersebut, kini hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan pejalan kaki saja. 

Disampaikan, Hartoyo salah seorang warga Desa T1 Bangunsari mengatakan, jembatan tersebut merupakan penghubung antar desa yang berada diantara Desa T1 Bangunsari dan Desa T2 Purwakarya.

"Lokasi jembatan ini diperbatasan desa dan menjadi penghubung antar desa," katanya kepada Sripoku.com, Senin (31/8/2026).

Dia mengatakan, jembatan tersebut biasa dilalui oleh masyarakat dan juga para pelajar. Namun, saat ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan sangat butuh pengananan.

"Ini jembatan antar desa, banyak yang lewat sini, karena kalau mau ke Puskesmas maupun ke Kantor Camat, warga dari Desa T1 Bangunsari, S Kertosari dan R Rejosari mereka lewat sini, karena lebih dekat," jelasnya.

Baca juga: Penyebab Kecelakaan di Musi Rawas, Mobil Tabrak 2 Motor dan Gerobak Siomay, Pengemudi Diduga Ngantuk

Namun lanjut dia, karena kondisinya yang sudah sangat memprihatinkan tersebut, sehingga warga pun berinisiatif memasang portal permanen di tengah-tengah. 

"Sekarang jembatan ini hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua, karena sudah dipasang portal," ungkapnya.

Sama halnya disampaikan Rudi, salah seorang petani yang ada di Desa T2 Purwakarya mengaku, bahwa jembatan ini menjadi akses utama bagi warga baik untuk beraktivitas maupun bagi para pelajar. 

"Sebenarnya ada jalan lain, tapi jaraknya sangat jauh. Apalagi kalau untuk pelajar khususnya SMA, lewat jembatan ini lebih dekat," katanya.

Menurutnya, warga setempat sudah beberapa kali melakukan perbaikan secara swadaya, namun karena kondisinya yang sudah cukup parah, sehingga jembatan tersebut terus rusak.

"Sudah beberapa kali warga gotong royong memperbaikinya, tapi lagi-lagi rusak terus. Banyak besi alasnya yang hilang, dan ada juga yang diganti pakai kayu," ungkapnya.

Dia bersama warga lainnya sangat berharap, agar pemerintah bisa melakukan perbaikan terhadap jembatan tersebut. Sebab, jika dibiarkan maka dikhawatirkan jembatan tersebut akan roboh hingga memakan korban.

"Harapan jembatan ini bisa segera diperbaiki, sebelum roboh dan makan korban jiwa. Sebab, saat ini saja jembatan itu hanya bisa dilalui untuk kendaraan roda dua," jelasnya.

"Kalau sampai jembatan ini roboh, maka aktivitas warga dan pelajar akan sangat terganggu," tutupnya. 

Ikuti dan gabung di saluran WhatsApps Tribunsumsel.com

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.