BMKG Perpanjang Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Sulawesi Utara, Perairan Selatan Ikut Terdampak
Isvara Savitri August 31, 2026 03:22 PM

 

TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Bitung kembali mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi untuk wilayah perairan Sulawesi Utara.

Peringatan terbaru ini berlaku selama tiga hari, mulai Selasa, 1 September 2026 pukul 08.00 WITA hingga Jumat, 4 September 2026 pukul 08.00 WITA.

Kondisi Sinoptik

BMKG menjelaskan bahwa pada periode tersebut angin pada umumnya bertiup dominan dari arah tenggara–barat daya dengan kecepatan rata-rata 10–25 knot.

Berbeda dari peringatan periode sebelumnya yang hanya menyoroti Perairan Kepulauan Sitaro, kali ini BMKG mencatat kecepatan angin tertinggi berpeluang terjadi di area yang lebih luas, yaitu Perairan selatan Sulawesi Utara, Perairan Minahasa Utara, Perairan Kepulauan Sitaro, Sangihe, dan Talaud, yang berpotensi meningkatkan tinggi gelombang di sekitar wilayah-wilayah tersebut.

Wilayah Terdampak Gelombang Tinggi

BMKG memperkirakan tinggi gelombang berkisar 1,25–2,5 meter (kategori sedang) berpeluang terjadi di tujuh wilayah perairan berikut:

TELUK MANADO - Ilustrasi cuaca di Teluk Manado, Sulawesi Utara. BMKG memperingatkan gelombang 2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.
TELUK MANADO - Ilustrasi cuaca di Teluk Manado, Sulawesi Utara. BMKG memperingatkan gelombang 2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah wilayah. (Tribun Manado/Isvara Savitri)

Perairan utara Sulawesi Utara

Perairan selatan Sulawesi Utara

Perairan Minahasa Utara

Perairan Kepulauan Sitaro

Perairan Kepulauan Sangihe

Perairan Kepulauan Talaud

Laut Maluku

Dibandingkan peringatan periode 31 Agustus–3 September 2026, cakupan wilayah terdampak pada periode ini bertambah satu, yaitu perairan selatan Sulawesi Utara.

Saran Keselamatan Pelayaran

Kondisi gelombang tersebut dinilai berisiko terhadap keselamatan pelayaran, khususnya bagi:

Perahu nelayan, apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Kapal tongkang, apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

BMKG mengimbau nelayan, operator kapal tongkang, dan seluruh pengguna jasa transportasi laut di wilayah perairan Sulawesi Utara, khususnya di kawasan perairan selatan dan kepulauan seperti Sitaro, Sangihe, dan Talaud, untuk meningkatkan kewaspadaan dan terus memantau perkembangan informasi cuaca maritim selama periode berlakunya peringatan ini.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman https://link.bmkg.go.id/bmkgbitung, kontak +62 821-4363-0438, atau akun Instagram @stamarbitung.

Baca juga: Dorong Produktivitas Petani, Bupati Boltara Sirajudin Lasena Serahkan Bantuan Benih Jagung

Baca juga: Gempa Bumi Baru Saja Guncang di Sulawesi Utara Siang Ini Senin 31 Agustus 2026, Berikut Info BMKG

Sumber: Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Bitung, BMKG

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.