Viral Jambret Rampas HP dari Mobil Kaca Terbuka di Kelapa Gading Jakut, Ini kata Saksi
Jaisy Rahman Tohir August 31, 2026 04:53 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Video yang merekam aksi penjambretan di Kelapa Gading, Jakarta Utara, viral pada Minggu (30/8/2026) siang.

Dalam video yang beredar, pelaku jambret merampas telepon genggam milik penumpang mobil di ruas Jalan Yos Sudarso, tepatnya di dekat lampu merah Coca Cola.

Pelaku yang berjumlah dua orang awalnya melaju dari arah Tanjung Priok ke arah Cawang di Jalan Yos Sudarso.

Mereka masuk jalur busway, dan berputar balik ketika sampai di traffic light Coca Cola.

Pelaku yang berperan sebagai eksekutor turun dari motor lalu melompati pembatas jalan, sebelum berjalan cepat ke arah mobil yang diincarnya.

Pelaku kemudian merampas telepon genggam dari dalam mobil yang kacanya terbuka itu dan langsung kabur bersama rekannya.

Saksi mata, Rosidin mengatakan, awalnya dua pelaku berboncengan motor dan melihat mobil korban yang kacanya terbuka.

Para pelaku kemudian putar balik di Jalan Yos Sudarso dan mulai melancarkan aksinya.

"Dia motor kencang nih, dia keliatan kali pintu mobilnya terbuka, lagi mainan hape. Terus motornya puter balik, belum waktunya jalan dia nyeberang dia langsung loncat ngambil hape," kata Rosidin, Senin (31/8/2026).

Menurut Rosidin, para pelaku memanfaatkan kondisi kendaraan yang berhenti saat lampu merah untuk melancarkan aksinya.

Pelaku dengan cepat mendekat ke mobil dan merampas handphone dari luar kaca.

Kejadian ini dilihat banyak pengendara yang juga sempat berupaya mengejar dan menangkap pelaku.

Namun, karena pelaku berlari kencang melompati pembatas jalan, aksinya pun gagal dihentikan.

"Itu yang diambil hape penumpangnya. Sempat dikejar juga, kasihan gitu, langsung saya juga teriak," ucap Rosidin.

Rosidin menambahkan, ruas Jalan Yos Sudarso di dekat lampu merah Coca Cola sering menjadi tempat terjadinya aksi kriminal.

Ia pun berharap petugas kepolisian makin rutin berjaga dan mengawasi sekitar, terutama di saat lampu merah.

"Saat kejadian di lampu merah gak ada petugas, biasanya ada polisi, pas kejadian nggak ada polisi. Kita berharapnya sih ya rutin lah dijaga di situ, biar gak ada lagi kejadian serupa," tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.