TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI – Aliansi Mahasiswa dan Pemuda di Manokwari berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp11.717.000 untuk membantu warga terdampak bencana gempa bumi di Flores Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (31/8/2026).
Dana tersebut dikumpulkan melalui penggalangan dana selama satu hari di tiga titik strategis Kota Manokwari, Minggu (30/8/2026).
Aksi kemanusiaan ini melibatkan sejumlah organisasi mahasiswa dan kepemudaan, di antaranya KAMMI Komisariat Manokwari, Kesturi, Yayasan Kesejahteraan Madani (Yakesma).
Selanjutnya, Forum Komunitas Mahasiswa Islam (FKMI) Universitas Papua (Unipa), Unit Kegiatan Mahasiswa-Keluarga Mahasiswa Katolik (UKM-KMK) Unipa, serta Garuda Keadilan Papua.
Baca juga: Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Manokwari Galang Dana untuk Korban Gempa Flores
Ketua UKM-KMK Unipa sekaligus perwakilan aliansi, Brian Saiwe, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung aksi tersebut.
“Berkat kerja sama, kepedulian, dan solidaritas kita bersama, hasil bersih dari aksi galang dana mencapai Rp11.200.000,” ujarnya.
Selain itu, terdapat sisa dana iuran dari masing-masing organisasi sebesar Rp517.000.
Dana tersebut digabungkan dengan hasil penggalangan sehingga total mencapai Rp11.717.000.
“Uang ini akan digabungkan dengan hasil penggalangan dana untuk membantu korban gempa bumi Flores,” tambah Brian.
Baca juga: Aksi Solidaritas ASN Manokwari Galang Rp14 Juta untuk Korban Gempa Flores
Seluruh dana yang terkumpul akan diserahkan kepada Yakesma untuk kemudian disalurkan melalui posko atau jaringan kemanusiaan di NTT.
Brian berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak.
“Semoga seluruh proses penggalangan dana ini memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” katanya.
Ia juga mengapresiasi kontribusi masyarakat Manokwari yang telah menyumbangkan waktu, tenaga, dan materi dalam aksi tersebut.
“Aksi ini menjadi bukti bahwa semangat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama masih tumbuh di tengah masyarakat Manokwari,” tutupnya.