TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Aksi pencurian dengan sasaran warung kelontong kembali meresahkan warga Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Sebuah kios milik Andi Sudarmin di Desa Tanggetada, Kecamatan Tanggetada, dibobol maling pada siang bolong, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 14.05 WITA.
Peristiwa ini merupakan kejadian kedua yang menimpa tempat usaha tersebut dalam kurun waktu kurang dari dua bulan.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi, pelaku memanfaatkan situasi lingkungan yang sepi serta kelengahan penjaga warung yang tengah tertidur lelap.
Seorang pria mengenakan topi putih terekam mengendap-endap masuk ke dalam area kios.
Ia mengincar tempat penyimpanan uang, lalu menggasak isi celengan milik korban.
Andi Sudarmin menjelaskan, kerugian material akibat pencurian kedua ini ditaksir mencapai Rp2 juta.
Baca juga: Aksi Berani Mahasiswi Gagalkan Pencurian Uang Mini ATM di Kendari, Pelaku Diringkus di Buton Utara
Namun, beban psikologis dan finansial yang ia rasakan jauh lebih besar karena insiden serupa pernah terjadi sebelumnya.
Pada momen Iduladha Juli 2026 lalu, kios miliknya juga menjadi sasaran pencurian dengan kerugian mencapai Rp20 juta.
"Ini sudah kedua kalinya kemalingan. Yang pertama waktu Iduladha bulan Juli kemarin, uang yang hilang sampai Rp20 juta. Nah, yang kedua hari Rabu kemarin hilang lagi Rp2 juta," ujar Andi, Senin (31/8/2026).
Total akumulasi kerugian dari dua peristiwa tersebut kini menyentuh angka Rp22 juta.
Meski rekaman CCTV telah memperjelas identitas dan gerak-gerik pelaku, korban untuk sementara memilih untuk tidak melaporkan insiden ini secara resmi kepada pihak kepolisian.
Andi menyatakan masih membuka ruang dan menantikan iktikad baik dari pelaku untuk mengembalikan uang yang telah diambil sebelum ia memutuskan membawa kasus tersebut ke ranah hukum. (*)
(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)