TRIBUN-MEDAN.Com – Sejumlah lembaga survei nasional merilis hasil terbaru mengenai tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka per Agustus 2026.
Berikut fakta dan datanya menunjukkan tren penurunan yang konsisten sepanjang tahun 2026.
1. Poltracking Indonesia: 55,1 Persen
Survei Poltracking Indonesia pada 14–20 Agustus 2026 mencatat kepuasan publik sebesar 55,1 persen.
Angka ini turun dari 74 persen pada Maret 2026 dan 78 persen pada Oktober 2025.
Direktur Eksekutif Hanta Yuda menekankan tren penurunan ini dipicu oleh tekanan ekonomi, lemahnya daya beli, rendahnya kinerja menteri, serta persepsi negatif terhadap penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.
2. SMRC: 51,1 Persen
Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dalam survei 5–19 Juli 2026 melaporkan kepuasan publik hanya 51,1 persen, turun drastis dari 81,2 persen pada November 2025.
Penurunan ini dikaitkan dengan evaluasi negatif masyarakat terhadap kondisi politik, ekonomi, dan hukum.
Survei melibatkan 749 responden dengan margin of error 3,7 persen.
3. Tempo Data Science: 37 Persen
Tempo Data Science (TDS) mencatat kepuasan publik anjlok ke 37 persen pada survei 31 Juli–11 Agustus 2026.
Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan 75 persen pada Desember 2025.
Mayoritas responden menilai kondisi ekonomi nasional buruk, meski layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan masih dianggap cukup baik.
Survei melibatkan 1.260 responden dengan margin of error 2,9 persen.
4. Median Survei Nasional: 56,2 Persen
Median Survei Nasional (Median) pada 21 Juli–2 Agustus 2026 mencatat kepuasan publik sebesar 56,2 persen.
Alasan utama kepuasan adalah manfaat program pemerintah, pemberantasan korupsi, serta dukungan terhadap petani dan masyarakat miskin.
Sebaliknya, ketidakpuasan dipicu oleh kasus korupsi, kenaikan harga, dan lemahnya dampak program terhadap ekonomi.
Survei melibatkan 1.212 responden dengan margin of error 2,76 persen.
Baca juga: TINGKAT Kepuasan Era Pemerintahan Prabowo Capai 63 Persen Hasil Survei IPO
Respons Pemerintah dan Partai
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah tidak bekerja untuk mengejar angka survei, melainkan fokus pada realisasi program dan manfaat nyata bagi rakyat.
Ia menekankan visi Presiden Prabowo terkait pangan, energi, industrialisasi, dan hilirisasi tetap menjadi prioritas.
Sementara itu, Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan hasil survei SMRC akan dijadikan bahan evaluasi internal partai dan koalisi pendukung pemerintah.
Menurutnya, data tersebut merupakan masukan positif agar pemerintah dapat mengambil langkah penyeimbang.
(*/Tribun-medan.com)
Baca juga: Hasil Survei PDIP Kalah dari Gerindra, Respons Hasto Pilih Bicara Kerja Nyata
Baca juga: Survei IPO: Elektabilitas Gibran Terendah, PAN Dukung Prabowo Dua Periode