4 Malam Berjibaku Padamkan Api Karhutla, Warga Sajau Hilir Bulungan Kaltara Meninggal Dunia
Cornel Dimas Satrio August 31, 2026 08:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Seorang warga Desa Sajau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) meninggal dunia usai terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama kurang lebih empat hari empat malam.

Korban diketahui bernama Juli Pongamba (53), warga RT 07 Desa Sajau Hilir. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (28/8/2026) sekira pukul 17.30 WITA di Jalan Trans Desa Sajau Hilir.

PS. Kanit Reskrim Polsek Tanjung Palas Timur, Aiptu Harwin membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Benar, korban ditemukan tidak sadarkan diri saat ikut melakukan pemadaman karhutla," kata Aiptu Harwin, Senin (30/8/2026).

Harwin menjelaskan korban diduga mengalami kelelahan dan kekurangan oksigen akibat berada di lokasi karhutla yang dipenuhi asap tebal selama proses pemadaman.

Saat kejadian, korban bersama warga lainnya sedang melakukan pemadaman api di lahan milik seorang warga.

Baca juga: Tim Gabungan Berjibaku Jinakkan Karhutla Seluas 10 Hektare di Desa Sajau Hilir Bulungan Kaltara

Berdasarkan keterangan dari saksi bernama Japang, ekitar pukul 17.20 Wita dirinya bersama rekan-rekan sedang memadamkan api ketika terdengar teriakan meminta tolong.

Saat dihampiri, korban ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di atas mesin pompa air atau alkon yang digunakan untuk proses pemadaman.

Saksi lainnya, Lalmut, menjelaskan beberapa saat sebelumnya korban sempat menuju mesin alkon untuk menurunkan tekanan air.

Rekan-rekannya sempat berteriak meminta korban mengurangi tekanan mesin, namun tidak mendapat respons.

Karena merasa curiga saksi kemudian menghampiri korban dan mendapati korban sudah tidak sadarkan diri di atas mesin alkon.

Korban kemudian dibaringkan dan berusaha dibangunkan, namun tidak menunjukkan reaksi. Warga selanjutnya menghubungi ambulans untuk membawa korban ke Pustu Desa Sajau Hilir.

Setelah diperiksa tenaga kesehatan, korban dinyatakan telah meninggal dunia dan kemudian dirujuk ke RSUD Tanjung Selor.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Korban mengalami perubahan warna pada wajah, badan, serta ujung tangan dan kaki menjadi kehitaman

"Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ucapnya.

"Dugaan sementara korban mengalami kelelahan dan kekurangan oksigen akibat aktivitas pemadaman di lokasi yang dipenuhi asap. Peristiwa ini masih kami lakukan pendalaman," imbuhnya.

Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Trans Desa Sajau Hilir RT 07 untuk disemayamkan.

(*)

Penulis : Desi Kartika

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.