Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) merespons berbagai kritik masyarakat terkait pembangunan gapura di perbatasan Depok-Jakarta dengan menyiapkan sejumlah proyek infrastruktur jalan.
Masyarakat sempat mempertanyakan urgensi pembangunan gapura perbatasan tersebut dan menuntut perbaikan akses jalan utama yang lebih mendesak.
Menanggapi masukan tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk segera merealisasikan pengaspalan jalan dari Bunderan Universitas Indonesia (UI) hingga kawasan Juanda.
Baca juga: Atasi Kemacetan, Flyover Margonda hingga Underpass Citayam Jadi Prioritas Pemkot Depok di 2027
Selain pengaspalan ulang, jalur tersebut juga akan dilengkapi dengan Penerangan Jalan Umum (PJU) guna meningkatkan estetika serta kenyamanan para pengguna jalan.
Tidak hanya penataan jalan raya, Pemprov Jabar dan Pemkot Depok juga telah menyiapkan rencana besar untuk mengurai kemacetan Lalu Lintas di titik-titik krusial.
Pemkot Depok dijadwalkan akan mulai membangun flyover Margonda pada tahun depan sebagai langkah mengurai titik kepadatan kendaraan.
Sementara itu, Pemprov Jabar akan berbagi peran dengan membiayai pembangunan underpass Citayam secara bersumber dari anggaran provinsi.
Langkah taktis ini diambil agar penanganan kemacetan di wilayah Depok dapat diselesaikan secara komprehensif melalui pembagian tugas yang jelas.
KDM menegaskan bahwa seluruh pembangunan infrastruktur strategis ini dapat terwujud berkat kontribusi aktif masyarakat dalam membayar kewajiban pajak.
"Makasih warga Jabar, di dalamnya warga Depok yang bayar pajak kendaraan bermotor, duitnya manfaat loh," ujar KDM, dikutip dari akun Instagramnya, Senin (31/8/2026).
Pembangunan flyover dan underpass ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi mobilitas warga Jabodetabek yang melintasi kawasan tersebut.
Pemprov Jabar berkomitmen untuk terus mengawal proses pembangunan ini agar berjalan tepat waktu demi kenyamanan seluruh masyarakat.
"Pokoknya Depok selalu ada di hati," pungkasnya. (m38)