KBank Indonesia Resmi Beroperasi Penuh, Targetkan Pinjaman Tembus Rp 40 Triliun di 2030
Pipit Maulidya August 31, 2026 08:32 PM

 

SURYA.co.id - PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk atau KBank Indonesia resmi beroperasi penuh di Indonesia.

Bank yang sebelumnya bernama PT Bank Maspion Indonesia Tbk ini membawa dukungan finansial regional Kasikornbank serta diperkuat peringkat AA+(idn) dengan prospek stabil dari Fitch Ratings Indonesia.

Direktur Utama KBank Indonesia, Kasemsri Charoensiddhi, mengatakan KBank melihat potensi besar dari pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Indonesia diproyeksikan menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia pada 2050. Karena itu, KBank Indonesia ingin memperluas jangkauan bisnis sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

"Untuk mendorong KBank Indonesia guna mencapai target portofolio pinjaman lebih dari Rp 40 triliun pada tahun 2030, strategi kami berfokus pada pemanfaatan jaringan lintas batas KBank yang luas di Thailand, Tiongkok, Vietnam, dan pasar-pasar utama lainnya," kata Kasemsri, Senin (31/8/2026).

Melalui jaringan tersebut, KBank Indonesia akan menghubungkan nasabah dengan peluang perdagangan dan investasi di kawasan regional.

Strategi ini diharapkan dapat membantu nasabah mengembangkan bisnis serta membuka peluang pertumbuhan baru.

Saat ini, KBank Indonesia beroperasi sebagai bank komersial dengan layanan yang mencakup kebutuhan nasabah bisnis maupun ritel.

Layanan tersebut menggabungkan jaringan nasional KBank Indonesia dengan kapabilitas regional KASIKORNBANK PCL (KBank), yang disebut sebagai salah satu dari 10 bank terbaik di ASEAN berdasarkan total aset.

"KBank Indonesia menyediakan solusi finansial serbaguna yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis dari beragam skala serta nasabah ritel dengan berdasarkan pada komitmen, ‘Menuju Layanan Unggul'," tegas Kasemsri.

Perubahan Nama dari Bank Maspion

Perubahan identitas KBank Indonesia sebelumnya mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Persetujuan simbolis tersebut diserahkan Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi kepada jajaran manajemen KBank Indonesia pada 4 Agustus 2026.

Prosesi itu turut disaksikan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul serta sejumlah pejabat Indonesia dan Thailand.

Perubahan nama perseroan dan merek dagang dari Bank Maspion menjadi KBank Indonesia menjadi bagian dari transformasi dan penguatan eksistensi Kasikornbank di Indonesia.

Meski identitas perusahaan berubah, manajemen memastikan perubahan tersebut tidak memengaruhi hubungan hukum maupun hak dan kewajiban nasabah.

Seluruh produk dan layanan perbankan tetap dapat digunakan seperti biasa, mulai dari rekening tabungan, giro, deposito, fasilitas kredit, kartu debit, mobile banking hingga layanan digital lainnya.

Nomor rekening, nomor Customer Information File (CIF), nomor kartu debit, serta fasilitas kredit nasabah juga tidak mengalami perubahan.

"Perubahan nama perseroan dan merek dagang tidak mengubah nomor rekening, hubungan kontraktual, hak dan kewajiban nasabah, fasilitas kredit maupun persyaratan yang telah berjalan," jelas manajemen.

Selama masa transisi, nasabah masih dapat menggunakan buku tabungan, bilyet deposito, kartu ATM atau debit, cek maupun bilyet giro yang masih menggunakan identitas Bank Maspion.

Penggantian identitas akan dilakukan secara bertahap sesuai ketentuan bank.

Pembaruan identitas perusahaan juga dilakukan secara bertahap di jaringan kantor cabang, aplikasi KBank Indonesia Mobile, formulir layanan, media promosi hingga situs resmi perseroan.

Manajemen KBank Indonesia mengimbau nasabah untuk mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan perubahan identitas perusahaan.

Nasabah diminta hanya mengacu pada informasi yang disampaikan melalui kanal resmi KBank Indonesia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.