Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan berencana menambah sejumlah aktivitas dan fasilitas di objek wisata Tebat Gelumpai.
Penambahan tersebut akan diupayakan melalui perubahan anggaran tahun 2026.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bengkulu Selatan.
Kepala Dinas Pariwisata Bengkulu Selatan, Rendra Febrianto, mengatakan pihaknya bersyukur karena mendapat dukungan dari pimpinan daerah maupun legislatif untuk pengembangan objek wisata Tebat Gelumpai.
“Jadi kita bersyukur pimpinan dan seluruh pihak legislatif juga mendukung objek wisata Tebat Gelumpai. Nanti di perubahan anggaran ini akan kita upayakan ada penambahan aktivitas atau kegiatan di Tebat Gelumpai,” ujar Rendra saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Senin (31/8/2026).
Ia menjelaskan, anggaran yang tersedia untuk pengadaan fasilitas tambahan di objek wisata tersebut sekitar Rp 100 juta.
Rendra menyebut, fasilitas yang akan ditambah nantinya dapat berupa wahana permainan air seperti perahu bebek maupun kano.
“Lebih kurang ada 10 unit, apakah itu bebek-bebekan atau kano. Nanti kita usahakan untuk pembelian fasilitas di Tebat Gelumpai dengan anggaran yang tersedia senilai Rp 100 juta,” jelasnya.
Namun, Rendra belum dapat memastikan seluruh anggaran tersebut akan digunakan untuk membeli wahana bebek-bebekan atau kano.
“Apakah nanti anggaran Rp 100 juta itu untuk bebek-bebekan semua atau kano, atau setengahnya, masih akan kita sesuaikan. Tetapi bisa kita pastikan bahwa di perubahan anggaran tahun ini ada penambahan aktivitas di Tebat Gelumpai,” katanya.
Penambahan Aktivitas Diharapkan Dongkrak PAD
Menurut Rendra, penambahan aktivitas dan fasilitas di Tebat Gelumpai diharapkan dapat meningkatkan kunjungan masyarakat sekaligus berdampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bengkulu Selatan.
Dengan semakin banyak aktivitas yang tersedia, pengelolaan aset milik pemerintah daerah juga dapat dioptimalkan melalui penyewaan kepada masyarakat atau pelaku usaha.
“Sehingga dengan adanya penambahan aktivitas nantinya bisa ditargetkan untuk penambahan PAD di Kabupaten Bengkulu Selatan. Segalanya mulai dari sewa aset milik pemerintah daerah nantinya juga akan kita tambah dan kita usahakan,” ungkap Rendra.
Selain wahana wisata, Pemkab Bengkulu Selatan juga akan berupaya meningkatkan fasilitas pendukung, terutama penerangan dan sistem keamanan di kawasan Tebat Gelumpai.
CCTV Akan Dipasang untuk Tingkatkan Keamanan
Rendra mengatakan, penerangan dan kamera pengawas atau CCTV dinilai penting untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang berkunjung ke kawasan wisata tersebut.
Hal ini menyusul adanya keluhan masyarakat terkait kehilangan barang berharga di sekitar kawasan Tebat Gelumpai.
“Kita juga akan usahakan penerangan dan CCTV untuk menjaga keamanan, karena saat ini masyarakat sering merasa terganggu dengan adanya kehilangan barang berharga di daerah Tebat Gelumpai,” tegas Rendra.
Untuk pemasangan CCTV, kata Rendra, pihaknya akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, dalam hal ini Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bengkulu Selatan.
“Untuk anggaran pemasangan CCTV ini nantinya akan diserahkan kepada OPD terkait, dalam hal ini Kominfo Bengkulu Selatan,” tutupnya.
Dengan adanya penambahan wahana, fasilitas penerangan, serta CCTV, Pemkab Bengkulu Selatan berharap Tebat Gelumpai semakin menarik untuk dikunjungi sekaligus mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap PAD daerah.