TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Kebakaran lahan belukar rawa terjadi di pinggir jalan Desa Batu Motoru, Kecamatan Lariang, Kabupaten Pasangkayu, Senin (31/8/2026) sore.
Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga bernama Rudi Adnan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Pasangkayu sekitar pukul 14.30 Wita.
Menerima laporan tersebut, satu unit armada Damkar Pasangkayu langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 14.32 Wita.
Baca juga: Dorong Budaya Damai, KemenHAM Sulbar Gelar Sosialisasi Kampung REDAM di Tammerodo
Baca juga: Masuk Desil Tak Sesuai Kondisi? BPS Sulbar Ungkap Cara Ajukan Pembaruan Data
Setelah menempuh perjalanan sekitar 37 menit, petugas tiba di lokasi kejadian pukul 15.09 Wita dan segera melakukan upaya pemadaman.
Berdasarkan data yang dihimpun, objek yang terbakar berupa belukar rawa di pinggir jalan dengan luas kurang lebih 10 x 40 meter.
Pantauan di lokasi menunjukkan hamparan semak dan rerumputan kering yang telah menghitam akibat terbakar. Asap tipis masih terlihat membumbung dari beberapa titik saat petugas melakukan pendinginan.
Dua personel pemadam menggunakan selang bertekanan tinggi untuk menyemprot area yang masih mengeluarkan asap guna memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
Kondisi cuaca yang cerah dan vegetasi kering membuat api berpotensi merambat lebih luas apabila tidak segera ditangani.
Di sekitar lokasi tampak pepohonan dan permukiman warga yang berjarak tidak terlalu jauh dari area kebakaran, sehingga petugas fokus mengendalikan api agar tidak menjalar ke kawasan sekitar.
Komandan Regu (Danru) Piket Damkar Pasangkayu, Sumarno, saat dikonfirmasi mengatakan kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah.
"Objek yang terbakar berupa belukar rawa di pinggir jalan. Dugaan sementara penyebabnya berasal dari pembakaran sampah yang kemudian merambat ke semak kering di sekitar lokasi," ujarnya.
Ia menjelaskan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
"Alhamdulillah situasi berhasil dikendalikan dan dinyatakan aman. Tidak ada korban dalam peristiwa ini," katanya.
Proses penanganan melibatkan satu unit armada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Pasangkayu serta satu unit armada TKTD PT Unggul Widya Teknologi Lestari.
Selain itu, turut hadir di lokasi Kabag Ops Polres Pasangkayu, personel Babinsa TNI, masyarakat setempat, serta petugas piket Damkar yang dipimpin Perwira Piket I Wayan Suyasa bersama Danru Piket Sumarno.
Hingga proses pemadaman dan pendinginan selesai dilakukan, situasi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.co. Taufan