Populer Kalteng, Kadisdik Reza Banjir Hujatan di Medsos, Pemprov Naikan Status Tanggap Darurat
Sri Mariati September 01, 2026 12:05 PM

Viral Kadisdik Kalteng Tak Liburkan Sekolah saat Kabut Asap jadi Sorotan, Akhirnya Terbitkan PJJ



 

VIRAL - Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, dalam rapat daring bersama jajaran Dinas Pendidikan dan pihak sekolah saat membahas penyesuaian kegiatan belajar mengajar.
VIRAL - Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, dalam rapat daring bersama jajaran Dinas Pendidikan dan pihak sekolah saat membahas penyesuaian kegiatan belajar mengajar.(Istimewa)

 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Di tengah kabut asap karhutla yang semakin pekat di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah, pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, terkait rencana meliburkan sekolah justru menuai sorotan di media sosial. 

Pernyataan tersebut terekam dalam rapat daring bersama jajaran Dinas Pendidikan dan pihak sekolah saat membahas penyesuaian kegiatan belajar mengajar. 

Dalam video yang beredar, Reza menyampaikan sejumlah pertimbangan terkait pengaturan kegiatan belajar mengajar di tengah kondisi udara yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Salah satu yang kemudian ramai diperbincangkan yakni saat Reza menyinggung dampak apabila sekolah diliburkan terhadap keberlangsungan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan aktivitas kantin sekolah. 

"Karena ketika sekolah diliburkan, berpengaruh juga pada dapur-dapur MBG. Bapak Ibu saya harap punya kebijaksanaan juga, dapur MBG mati bu, kantin-kantin mati bu," kata Reza dalam rekaman tersebut. 


Baca Selengkapnya



Warga Tumbang Nusa Kalteng Siaga Karhutla, Hampir Tiap Rumah Kini Siapkan Mesin Pompa



 

MENYALA - Karhutla di kawasan Tumbang Nusa, Pulang Pisau masih menyala hingga tengah malam. Warga bersiap dengan mesin pompa air dan peralatan pemadaman, Senin (31/8/2026).
MENYALA - Karhutla di kawasan Tumbang Nusa, Pulang Pisau masih menyala hingga tengah malam. Warga bersiap dengan mesin pompa air dan peralatan pemadaman, Senin (31/8/2026).(Tribunkalteng.com/Ahmad Supriandi)

 

TRIBUNKALTENG.COM, PULANG PISAU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang terjadi di sekitar Jembatan Tumbang Nusa, Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, membuat warga desa kembali meningkatkan kewaspadaan. 

Supriadi (23), warga Desa Tumbang Nusa, mengatakan, kebakaran yang sempat viral di media sosial tersebut mulai terlihat sejak Sabtu (29/8/2026). 

Hingga Minggu (30/8/2026) pukul 23.30 WIB, api masih membara. Beruntung arah angin membuat asap menjauh dari jalur transportasi. Meski begitu, petugas tetap berjaga di lokasi hingga dini hari. 

Api tersebut, kata Supriadi, merembet dari lokasi yang sebelumnya terbakar. Menurutnya, area yang terbakar saat ini masih berada dalam satu hamparan.  

Dirinya mengungkapkan, kebakaran di Tumbang Nusa itu sudah cukup dekat dengan permukiman warga. 


Baca Selengkapnya



Breaking News - Demo Karhutla, tak Orasi Sebelum Gubernur Kalteng Temui Massa



 

DEMO - Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Senin (31/8/2026) siang.
DEMO - Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Senin (31/8/2026) siang.(Tribunkalteng.com/MUHAMMAD IQBAL ZULKARNAIN)

 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi, di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong mahasiswa, dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan turun ke jalan.

Massa menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Kalteng, Kota Palangka Raya, Senin (31/8/2026) siang.

Aksi berlangsung di tengah kabut asap yang masih menyelimuti Kota Palangka Raya.

Kabut asap terlihat menyelimuti kawasan sekitar lokasi aksi. 

Baca juga: 2 Pesawat Gagal Mendarat karena Kabut Asap, 18 Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Tertunda


Baca Selengkapnya



Tak Kunjung Ditemui Gubernur Agustiar, Aksi Massa Kalteng Melawan Memanas Terjadi Dorong-dorongan



 

MENDESAK - Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Senin (31/8/2026)
MENDESAK - Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Senin (31/8/2026)(Tribunkalteng.com/Muhammad Iqbal Zulkarnain)

 

 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Aksi demonstrasi Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan di depan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Senin (31/8/2026) sore, memanas. 

Massa yang masih menunggu kehadiran Gubernur Kalteng Agustiar Sabran akhirnya mencoba masuk ke halaman Kantor Gubernur. 

Upaya tersebut sempat dihalangi petugas yang berjaga di pintu masuk. 

Situasi kemudian diwarnai aksi dorong-dorongan antara massa dan petugas saat massa berusaha menerobos masuk. 


Baca Selengkapnya



Kejati Kalteng Cocokkan Hasil Rekonstruksi dengan Bukti Pendukung Kasus Kematian Polisi di Katingan



 

REKONSTRUKSI - Rekonstruksi kematian tiga personel polisi di Katingan yang berlangsung di Aula Arya Dharma Mapolda Kalteng, Senin (31/8/2026).
REKONSTRUKSI - Rekonstruksi kematian tiga personel polisi di Katingan yang berlangsung di Aula Arya Dharma Mapolda Kalteng, Senin (31/8/2026).(Tribunkalteng.com/Ahmad Supriandi)

 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah atau Kejati Kalteng, bakal mencocokkan hasil rekonstruksi kasus kematian tiga personel Polres Katingan di Desa Tumbang Kalemei dengan barang bukti pendukung.

Sebagai informasi, rekonstruksi kematian tiga personel polisi itu berlangsung di Aula Arya Dharma Mapolda Kalteng, Senin (31/8/2026).

Baca juga: Kabar Duka dari Lamandau: Pemuda 23 Tahun Pendamping Paskibraka Tenggelam di Desa Kujan

Adegan rekonstruksi ini memperlihatkan proses penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Katingan pada Kamis (2/7/2026).

Peristiwa itu, menewaskan seorang warga sipil keluarga target operasi, Teriyo (40) serta tiga anggota polisi yakni Aiptu (Anumerta) Yudhie Perdana Putra, Bripda Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumariyanto.


Baca Selengkapnya



Pengungkapan Kasus Korupsi KPU Kotim, Kejati Kalteng Tangkap Sekretaris dan PPK



 

MENANGKAP - Kejati Kalteng kembali menangkap dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Pilkada 2024 oleh KPU Kotim, Senin (31/8/2026).
MENANGKAP - Kejati Kalteng kembali menangkap dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Pilkada 2024 oleh KPU Kotim, Senin (31/8/2026).(Tribunkalteng.com/Istimewa)

 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Kejati Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menetapkan dua tersangka dalam dugaan korupsi dana hibah Pilkada 2024 sebesar Rp 40 miliar oleh KPU Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (31/8/2026).

Dua orang yang ditetapkan tersangka yakni inisial F selaku Sekretaris KPU Kotim sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan MHM selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Baca juga: Ucapan Ulang Tahun Untuk Istri Gubernur Kalteng Disentil, Aksi di Palangka Raya Sorot Karhutla

Asisten Intelejen Kejati Kalteng, Hendri Hanafi mengatakan, penangkapan kedua tersangka merupakan pengembangan kasus sebelumnya, di mana pihaknya telah menetapkan lima tersangka dari Komisioner KPU Kotim.

"Kerugian negara ditaksir mencapai lebih kurang Rp 10 miliar," ujar Hendri.


Baca Selengkapnya



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.