Ringkasan Materi Fisika Kelas 11 SMA Bab 2 Kinematika Kurikulum Merdeka Tahun 2026
Siti Umnah September 01, 2026 02:27 PM

SRIPOKU.COM - Memasuki Bab 2 dalam mata pelajaran Fisika Kelas 11 SMA Kurikulum Merdeka, peserta didik diajak untuk mempelajari materi "Kinematika".

Kinematika merupakan cabang ilmu fisika yang mempelajari bagaimana suatu benda bergerak tanpa memperhatikan gaya penyebab gerak tersebut. 

Melalui bab ini, peserta didik dibimbing untuk memahami besaran-besaran gerak, menganalisis grafik, serta menerapkan persamaan matematika sederhana pada berbagai bentuk lintasan gerak dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Ringkasan Materi Geografi Kelas 12 SMA Bab 2 Pembangunan Wilayah, Revolusi Industri dan Pengarunya

Berikut adalah ringkasan materi Fisika Kelas 11 SMA Bab 2: Kinematika yang dirangkum secara padat dan terstruktur untuk mempermudah proses belajar-mengajar.

1. Besaran-Besaran Vektor dan Skalar dalam Kinematika

Sebelum menganalisis lintasan gerak, penting untuk membedakan besaran dasar dalam kinematika:

  • Posisi, Jarak, dan Perpindahan: Jarak adalah panjang seluruh lintasan yang ditempuh benda (besaran skalar), sedangkan perpindahan adalah perubahan posisi awal dan akhir benda (besaran vektor).
  • Kelajuan dan Kecepatan: Kelajuan merupakan rasio jarak terhadap waktu (skalar), sementara kecepatan adalah perubahan posisi atau perpindahan tiap satuan waktu (vektor).
  • Percepatan: Perubahan kecepatan suatu benda dalam selang waktu tertentu. Jika kecepatan berkurang, benda mengalami perlambatan.

2. Gerak Lurus: GLB dan GLBB

Analisis gerak pada lintasan lurus terbagi menjadi dua jenis utama:

  • Gerak Lurus Beraturan (GLB): Gerak benda pada lintasan lurus dengan kecepatan konstan (tetap) dan percepatan nol. Hubungan posisi dan waktu dirumuskan dengan s = v x t (Jarak = Kecepatan x Waktu).
  • Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB): Gerak benda pada lintasan lurus dengan percepatan konstan. Perubahan kecepatan terjadi secara teratur, yang dapat dihitung menggunakan rumus vt = v0 + (a x t) serta s = (v0 x t) + (0,5 x a x t"2). Contoh GLBB vertikal adalah gerak jatuh bebas dan gerak vertikal ke atas.

3. Gerak Dua Dimensi: Gerak Parabola

Gerak parabola terjadi ketika benda dilemparkan dengan sudut elevasi tertentu terhadap bidang horizontal:

  • Perpaduan Dua Gerak: Gerak parabola merupakan gabungan dari GLB pada sumbu horizontal (sumbu X) dan GLBB pada sumbu vertikal (sumbu Y) yang dipengaruhi oleh percepatan gravitasi bumi.
  • Titik Tertinggi dan Jarak Terjauh: Kecepatan pada sumbu Y saat berada di titik tertinggi bernilai nol. Perhitungan ketinggian maksimum dan jarak jangkauan terjauh benda memanfaatkan komponen sudut elevasi.

4. Gerak Melingkar

Gerak melingkar adalah gerak benda yang menempuh lintasan berbentuk lingkaran dengan jari-jari tertentu:

  • Besaran Sudut: Mempelajari posisi sudut, kecepatan sudut, dan percepatan sudut.
  • Gerak Melingkar Beraturan (GMB): Memiliki kecepatan sudut konstan, namun arah kecepatan linearnya selalu berubah-ubah di setiap titik lintasan.
  • Percepatan Sentripetal: Percepatan yang selalu mengarah ke pusat lingkaran, berfungsi untuk mengubah arah kecepatan linear benda tanpa mengubah besarnya.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.