Ribut dengan Menhan, Menteri Angkatan Darat AS Mundur dari Kabinet Trump
Saifullah September 01, 2026 11:22 PM

 

Driscoll dilaporkan mundur sebagai Menteri Angkatan Darat AS setelah berselisih dengan Menhan Pete Hegseth terkait modernisasi dan kesiapan pasukan.

WASHINGTON DC, SERAMBINEWS.COM – Menteri Angkatan Darat Amerika Serikat (AS), Dan Driscoll, dilaporkan mengajukan pengunduran diri kepada Presiden Donald Trump di tengah ketegangan internal dengan Menteri Pertahanan (Menhan) AS, Pete Hegseth.

Keputusan tersebut muncul setelah hubungan keduanya disebut mengalami gesekan selama beberapa bulan.

Sejumlah sumber yang mengetahui persoalan itu menyebut, Driscoll menyampaikan kekhawatiran mengenai kondisi, transformasi, dan kesiapan Angkatan Darat AS.

Dalam surat pengunduran dirinya, Driscoll disebut menyoroti kebijakan di lingkungan Pentagon yang dinilai dapat menghambat upaya modernisasi Angkatan Darat.

Ia juga mempertanyakan sejumlah keputusan terkait pergantian pejabat militer senior.

Salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah pemecatan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Randy George bersama dua jenderal lainnya oleh Hegseth pada awal tahun ini.

Driscoll diketahui memiliki hubungan kerja yang dekat dengan George dan sebelumnya secara terbuka menyampaikan penghargaan terhadap kepemimpinan sang jenderal.

Baca juga: Menhan AS: China dapat Tenggelamkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit

Di hadapan Kongres pada April 2026, Driscoll bahkan menyebut George sebagai pemimpin yang luar biasa dan transformatif.

Pernyataan tersebut memperlihatkan kedekatan pandangan keduanya mengenai arah pembaruan Angkatan Darat.

Perselisihan Driscoll dengan Hegseth juga disebut berkaitan dengan hubungan dekatnya dengan Wakil Presiden AS, JD Vance.

Driscoll dan Vance merupakan teman lama sejak menempuh pendidikan di Yale Law School. Kedekatan tersebut dilaporkan membuat Hegseth menilai Driscoll memiliki jalur komunikasi langsung dengan Gedung Putih yang berpotensi mengurangi kewenangannya.

Driscoll sendiri merupakan veteran Angkatan Darat yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan teknologi militer, khususnya sistem drone.

Trump bahkan pernah menjulukinya sebagai “pria drone” karena keterlibatannya dalam pengembangan teknologi tersebut.

Berbeda dengan Hegseth yang selama masa jabatannya banyak menonjolkan isu budaya dan kebijakan pertahanan yang agresif,

Driscoll bersama George lebih dikenal karena fokus terhadap modernisasi pasukan, persenjataan, serta kesiapan menghadapi perkembangan perang modern.

Pengunduran diri Driscoll juga terjadi ketika AS masih menghadapi situasi keamanan yang kompleks.

Termasuk perang dengan Iran yang telah berlangsung sekitar enam bulan dan belum menunjukkan tanda-tanda segera berakhir.

Hingga kini belum diketahui secara pasti kapan Driscoll akan resmi meninggalkan jabatannya.

Jika pengunduran diri tersebut berlaku, posisi Menteri Angkatan Darat sementara kemungkinan akan diisi Wakil Menteri Angkatan Darat, Mike Obadal.

Kepergian Driscoll menambah sorotan terhadap dinamika internal Pentagon di bawah kepemimpinan Hegseth.

Perubahan di jajaran senior militer AS tersebut juga dapat memengaruhi arah modernisasi dan kesiapan Angkatan Darat dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan global.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.