Fadli Zon Setor Usulan Nama Penerima Tanda Jasa ke Prabowo
Lizsa Egeham September 02, 2026 12:00 AM

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Kebudayaan Fadli Zon di kediaman pribadinya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/9/2026). Fadli Zon melaporkan sejumlah usulan terkait usulan pemberian Tanda Jasa dan Kehormatan yang disampaikan kementerian/lembaga serta masyarakat.

"Dalam pertemuan tersebut, Menteri Kebudayaan selaku Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan menghadap Presiden Prabowo untuk melaporkan sejumlah usulan yang disampaikan oleh kementerian/lembaga maupun masyarakat," kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya, Selasa.

Menurut dia, laporan tersebut akan menjadi pertimbangan Prabowo dalam memberikan gelar tanda jasa dan kehormatan. Teddy memastikan pemberian tanda jasa dan kehormatan sesuai peraturan perundang-undangan.

"Laporan tersebut selanjutnya menjadi bahan pertimbangan Presiden dalam menentukan pemberian gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," tuturnya.

Adapun tanda jasa dan kehormatan diberikan kepada sejumlah tokoh yang dianggap telah berjasa bagi bangsa dan negara. Penganugerahan tanda jasa rutin diberikan Kepala Negara dalam rangka HUT RI.

"Usulan tersebut berkaitan dengan pemberian gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan kepada sejumlah tokoh dan insan masyarakat yang dinilai telah memberikan jasa dan kontribusi serta manfaat istimewa bagi masyarakat, bangsa dan negara, serta memiliki rekam jejak pengabdian yang patut dihargai dan menjadi teladan bagi masyarakat," jelas Teddy.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan nama-nama penerima tanda jasa dan kehormatan saat ini sedang tahap finalisasi. Menurut dia, penerima tanda jasa serta kehormatan tahun ini sangat bervariasi dan terdiri dari berbagai unsur.

"Belum, sedang kita finalisasi tapi kami pastikan bahwa akan banyak sekali variasinya ya. Kami juga sudah beberapa kali berdiskusi dengan Bapak Presiden ya," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (12/8/2026).

"Jadi banyak individu-individu yang menurut tim, apa namanya, tim tanda jasa dan gelar itu yang kita anggap itu layak juga untuk kita berikan penghargaan-penghargaan," sambungnya.

Dia membocorkan salah satu penerima tanda jasa yakni, tokoh atau individu yang mengabdikan diri di bidang teknologi.

"Sehingga mempunyai paten-paten teknologi yang itu diakui di dunia internasional itu juga salah satu yang masuk di dalam, di dalam daftar juga," jelasnya.

Selain itu, kata Prasetyo, ada menteri Kabinet Merah Putih yang juga akan mendapatkan tanda jasa dan kehormatan dari Presiden Prabowo. Mereka dinilai memiliki prestasi yang layak untuk mendapatkan tanda jasa.

"Ya ada beberapa (menteri).Yang belum pernah atau tapi kan pendekatannya bukan belum pernah atau tidak pernah ya, tetapi, prestasi apa yang kemudian dianggap layak untuk menerima tanda kehormatan dari negara itu," tutur Prasetyo.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.