Buka Pasuruan Super League, Mas Rusdi Punya Mimpi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola Pasuruan
Rendy Nicko Ramandha September 02, 2026 12:53 AM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN – Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo punya mimpi besar untuk mengembalikan kejayaan sepak bola di Kabupaten Pasuruan.

Mimpi tersebut salah satunya diwujudkan melalui gelaran Pasuruan Super League yang resmi di Lapangan Plumbon, Pandaan, Selasa (1/9/2026).

Turnamen sepak bola tersebut tidak hanya ditujukan sebagai ajang kompetisi antartim dan hiburan bagi masyarakat. 

Pemkab Pasuruan menjadikan even ini sebagai bagian dari upaya membangun pembinaan sepak bola secara berjenjang sekaligus mencari bibit-bibit pemain muda potensial.

Baca juga: Jadwal Ipswich Town vs Liverpool di Liga Inggris 2026/2027, The Reds Raih Kemenangan Pertama?

Mas Rusdi, sapaan akrabnya mengatakan, pemain terbaik yang muncul dari kompetisi tersebut nantinya dapat dipersiapkan untuk memperkuat tim asal Pasuruan, yakni Pasuruan United atau Persekabpas.

“Kita mencari bibit unggul pemain sepak bola Pasuruan yang akan kami persiapkan untuk tim Pasuruan United dan Persekabpas. Mohon doa dan dukungannya agar Persekabpas bisa lolos ke Liga 2,” kata Mas Rusdi.

Menurutnya, kebangkitan sepak bola Pasuruan tidak bisa dibangun secara instan. 

Diperlukan pembinaan yang berkelanjutan dan kompetisi yang memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk berkembang.

Karena itu, Pasuruan Super League diharapkan menjadi salah satu ruang untuk menemukan talenta lokal sekaligus mengasah kemampuan pemain sebelum mereka bersaing di level yang lebih tinggi.

“Ini impian kita. Olahraga yang disukai masyarakat, kita bangun berjenjang. Siapa tahu bisa mengembalikan Persekabpas ke kejayaan dan masuk ke kasta tertinggi,” ujarnya.

Mas Rusdi menilai sepak bola memiliki tempat tersendiri di tengah masyarakat Pasuruan. 

Antusiasme masyarakat terhadap olahraga tersebut menjadi modal untuk membangun kembali ekosistem sepak bola daerah.

Ia berharap, pembinaan tidak berhenti pada satu turnamen. 

Kompetisi harus menjadi bagian dari proses panjang untuk melahirkan pemain yang memiliki kemampuan teknis, mental bertanding dan karakter sebagai atlet.

Pasuruan Super League langsung menyajikan pertandingan pada hari pembukaan. 

Pandaan FC berhadapan dengan Puspo FC dalam laga perdana.

Pandaan FC tampil dominan dan berhasil mengamankan kemenangan dengan skor cukup telak, 4-1 atas Puspo FC.

Pertandingan tersebut menjadi awal dari rangkaian kompetisi yang diharapkan mampu memberikan pengalaman bertanding sekaligus menjadi panggung bagi pemain-pemain muda Kabupaten Pasuruan.

Mas Rusdi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut menyukseskan penyelenggaraan Pasuruan Super League.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua yang berperan dalam suksesnya Pasuruan Super League. Insyaallah turnamen tahun ini lebih sukses,” katanya.

Selain mengejar prestasi, ia meminta seluruh peserta menjadikan sportivitas sebagai bagian penting dalam kompetisi.

Ia meminta para pemain bertanding dengan menjunjung tinggi fair play. 

Peran wasit dan panitia juga dinilai penting untuk memastikan pertandingan berjalan adil dan profesional.

“Saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak, termasuk wasit. Untuk kita junjung bersama-sama fair play dan harus adil,” ujarnya.

Politisi muda Partai Gerindra ini juga mengajak penonton menjaga ketertiban selama pertandingan. 

Dukungan suporter diharapkan tetap diberikan dengan cara yang positif sehingga turnamen dapat berlangsung aman dan nyaman.

Pasuruan Super League digelar bersamaan dengan momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097. 

Tahun ini, peringatan tersebut mengusung tema “Pasuruan Bangkit Bersama, Kita Bisa!”

Tema tersebut juga menjadi semangat dalam penyelenggaraan turnamen. 

Sepak bola dinilai mengajarkan pentingnya kerja sama, kekompakan, kerja keras, komitmen dan rasa saling percaya.

Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya terlihat di lapangan, tetapi juga menjadi semangat bersama dalam membangun Kabupaten Pasuruan.

Bagi Mas Rusdi, Pasuruan Super League harus mampu menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan mengasah mental juara.

Dari kompetisi tersebut, ia berharap lahir pemain-pemain berbakat yang kelak mampu mengharumkan nama Kabupaten Pasuruan di tingkat yang lebih tinggi.

Pembinaan yang dilakukan secara berjenjang juga diharapkan menjadi jalan untuk memperkuat Pasuruan United dan Persekabpas. 

Dengan dukungan masyarakat dan seluruh pihak, ia ingin sepak bola Pasuruan kembali memiliki prestasi dan kejayaan seperti yang diimpikan. 

(Galih Lintartika/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.