Api Merambat ke Tol, Raja Juli Curhat Sulitnya Padamkan Karhutla: Sumber Air Cuma Satu
Acos Abdul Qodir September 02, 2026 01:38 AM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkap keterbatasan sumber air menjadi kendala utama pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Saat meninjau karhutla di Sumatera Selatan, ia menemukan api di tepi jalan tol terus merambat, sementara petugas hanya memiliki satu titik sumber air.

Hal itu disampaikan Raja Juli dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Jakarta, Selasa (1/9/2026), setelah meninjau penanganan karhutla di Sumatera Selatan.

Meski dukungan teknis seperti sumur bor, sekat kanal, sekat bakar, dan pemadaman udara telah diupayakan, ketersediaan air masih menjadi kendala.

"Namun, realitas lapangan, sumber air tetap menjadi kendala," kata Raja Juli.

Saat berada di lokasi kebakaran di pinggir tol, Raja Juli melihat api terus bergerak menjauh dari satu-satunya sumber air yang tersedia.

"Karena kita, apa namanya, sumber air cuma ada satu. Sementara kebakarannya sudah menjauh ke mana," ungkapnya.

Untuk menahan pergerakan api, water bombing, yakni pemadaman dari udara dengan menjatuhkan air ke area terbakar, dikerahkan untuk membasahi ujung api agar tidak meluas sambil pasukan darat mengepung area kebakaran.

Raja Juli menilai kondisi tersebut membuat pengendalian api sulit. Ia juga mengatakan belum mengetahui siapa yang membakar di pinggir tol tersebut.

"Luar biasa susahnya mengendalikan itu dan kita tidak tahu siapa yang membakar di pinggir tol," tuturnya.

Baca juga: Raja Juli Minta Tambahan Anggaran Rp4,68 Triliun, Ada untuk Sewa 12 Heli-Pesawat Atasi Karhutla

Raja Juli juga mempertanyakan penyebab kebakaran tersebut karena tidak menemukan kawasan perkebunan di sekitar lokasi.

Di tengah kondisi cuaca yang rawan, Raja Juli meminta masyarakat menghindari tindakan yang dapat memicu kebakaran, termasuk membuang puntung rokok atau menyalakan api secara iseng.

"Sesimpel apa pun ya, dalam keadaan yang tidak baik-baik ini, dalam keadaan cuaca yang tidak baik-baik ini, mohon jangan dilakukan," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.