TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Gelandang Persebaya, Diogo Ramalho mengungkap kunci beradaptasi di Bajul Ijo.
Salah satu faktor utama Diogo Ramalho beradaptasi di Persebaya Surabaya yakni keramahan warga Kota Surabaya.
Ya, pemain Portugal itu terkesima dengan keramahan warga Kota Surabaya.
Sang pemain merasa kagum ketika warga Kota Surabaya selalu melempar senyum ketika bertemu dengannya.
Baca juga: Sinyal Winger Brasil Merapat ke Persebaya, 1 Kode Keras Muncul, Bonek Turut Beri Sambutan
Baca juga: Sosok Matheus Lagoa, Winger Brasil yang Disebut Jadi Pemain Asing ke-11 Persebaya
Ia menyebut pengalaman itu tidak biasa.
Apalagi ini kali pertama Ramalho berkarier di Indonesia.
"Kota ini (Surabaya) menerima saya dan istri saya dengan baik. Orang-orang di Surabaya sangat ramah dan itu sangat membantu saya untuk beradaptasi dengan cepat di kota ini," kata Ramalho pada media termasuk surya.co.id (Tribun Jatim Network).
Suasana positif disebutnya sangat penting, terutama membantu mempercepat adaptasinya dengan tim Persebaya.
Suasana hati yang tenang, lingkungan yang ramah membuatnya pemain berusia 27 tahun itu semakin fokus menjalani program yang sudah disiapkan tim pelatih Persebaya.
"Hal favorit saya, saya selalu mengatakan ini, adalah orang-orangnya. Karena menurut saya mereka tidak biasa, mereka sangat ramah, selalu tersenyum dan selalu siap membantu saya dan istri. Saya sangat berterima kasih untuk itu," ucapnya.
Karena adaptasi berjalan lancar, Ramalho menyebut tim sangat siap menyembut musim ini.
Pemain dikatakannya semakin memahami pola permainan yang dinginkan pelatih Persebaya, Bernardo Tavares.
Terutama setelah tim melangsungkan pemusatan latihan atau training center (TC) di Thailand selama kurang lebih 10 hari.
"Kami menjalani minggu yang sangat baik di Thailand. Kami memiliki kesempatan untuk meningkatkan kekompakan tim dan mengembangkan kondisi fisik," ucapnya.
Ia menyebut momen kebersamaan dengan semua komponen tim selama TC di Thailand, bagian persiapan yang sangat baik. Antar pemain bisa lebih intens untuk saling mengenal.
Tim Persebaya juga sedang dalam mental mumpuni, berbekal gelar juara Piala Presiden 2026. Menjadi gelar pertama Persebaya sepanjang keikutsertaan turnamen ini.
"Tim sudah sangat siap. Saya rasa kami sudah tahu ide-ide pelatih, begitu juga para pemain baru," terang Ramalho.
"Kami percaya diri serta akan memberikan yang terbaik agar mendapat banyak poin untuk Persebaya," pungkasnya.
Persebaya akan memulai perjalanan di kompetisi Super League musim ini dengan menyambangi kandang Bhayangkara FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Sabtu (5/9/2026). Kemudian dilanjutkan menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion GBT, Minggu (13/9/2026).
(Khairul Amin/TribunJatimTimur.com)