Timnas Indonesia U-20 di Kualifkasi Piala Asia U20 2027 Disorot, Arkhan Kaka &Irpan Siregar Melempem
Dedy Qurniawan September 02, 2026 12:03 PM

BANGKAPOS.COM - Performa lini depan Timnas U-20 Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 mendadak panen sorotan tajam.

Hal ini menyusul penampilan melempem dua penyerang Garuda Muda, Arkhan Kaka dan Irpan Siregar, saat melakoni laga perdana.

Dalam pertandingan pembuka Grup G pada Senin (31/8/2026) tersebut, skuad asuhan Nova Arianto dipaksa bermain imbang tanpa gol 0-0 melawan Malaysia.

Kegagalan mengamankan tiga poin penuh ini terjadi akibat banyaknya peluang emas yang terbuang sia-sia sepanjang laga.

Sorotan Melempemnya Arkhan Kaka dan Irpan Siregar

Arkhan Kaka dinilai kurang tampil kurang efektif sebagai ujung tombak utama hingga akhirnya ditarik keluar oleh pelatih pada menit ke-72.

Sementara Irpan Siregar yang  Masuk sebagai pemain pengganti namun membuang peluang terbesar babak kedua ketika sundulannya melambung di depan gawang kosong dari jarak lima meter akibat blunder kiper lawan.

Kegagalan Irpan memanfaatkan peluang matang tersebut bahkan langsung memancing ekspresi kecewa dari pelatih Nova Arianto serta menjadi bahan "meme" di media sosial.

Usai pertandingan berakhir, Nova Arianto secara terbuka menyoroti buruknya penyelesaian akhir yang membuat timnya gagal memetik kemenangan.

"Memang ada beberapa peluang yang seharusnya menjadi gol, tetapi belum bisa dikonversikan menjadi gol," kata Nova.

"Hanya masalah finishing dan fokus pemain selama pertandingan yang membuat kami atau tim ini gagal mendapatkan poin penuh."

"Itu menjadi catatan kami," ujarnya.

Krisis Penyerang Tajam di Garuda Muda

Dalam mengarungi kualifikasi kali ini, Nova Arianto memang tidak dibekali penyerang tengah dengan ketajaman mumpuni.

Kondisi ini sangat kontras jika dibandingkan dengan angkatan sebelumnya yang memiliki sosok Jens Raven sebagai juru gedor utama di Kualifikasi Piala Asia U-20 2025.

Jens Raven saat itu tampil sangat impresif dengan mengemas tiga gol dari tiga laga kualifikasi saat bersua Yaman, Timor Leste, dan Maladewa hingga meloloskan Indonesia ke putaran final.

Jika melihat stok penyerang potensial saat ini, Indonesia sebenarnya memiliki sosok striker berusia 19 tahun pada diri Mitchell Baker.

Mitchell Baker sendiri tampil menjanjikan setelah sukses menyumbang 4 gol untuk timnas senior di ajang ASEAN Championship 2026.

Namun, Baker dipastikan tidak bisa dipanggil karena terhalang regulasi usia akibat lahir pada 11 Desember 2006.

Aturan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 mengharuskan setiap pemain yang tampil lahir pada 1 Januari 2007 atau setelahnya.

Tanpa kehadiran striker klinis di dalam skuad, Nova Arianto kini dituntut memutar otak lebih keras agar Timnas U-20 Indonesia tetap bisa melenggang dari Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

 Jadwal Timnas Indonesia U-20 Selanjutnya

Setelah ditahan imbang Malaysia 0-0 pada laga perdana Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027, Timnas Indonesia U20 harus segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya.

Hasil tanpa gol ini menuntut Garuda Muda untuk tampil lebih klinis demi menjaga peluang lolos ke putaran final.

Anak asuh Nova Arianto wajib mengamankan poin penuh saat bersua Laos dan Australia di laga sisa.

Berikut jadwal pertandingan Timnas Indonesia U20 selanjutnya di Grup H:

  • 31 Agustus 2026: Indonesia 0-0 Malaysia
  • 3 September 2026: Laos vs Indonesia
  • 6 September 2026: Australia vs Indonesia

Ulasan Match: Indonesia vs Malaysia Ditahan Imbang 0-0

Timnas U20 Indonesia harus puas berbagi satu poin kontra Malaysia pada pertandingan yang digelar di Stadion Nasional Laos, Vientiane, Senin (31/8/2026).

Pertandingan menghadapi Malaysia ini menjadi laga perdana bagi Timnas U20 Indonesia di bawah arahan Nova Arianto pada Kualifikasi Piala Asia U20 2027.

Arkhan Kaka dan kawan-kawan kesulitan membongkar pertahanan Malaysia, meski mendominasi permainan.

Atas hasil ini, persaingan di klasemen Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027 masih terbuka lebar.

Sejak peluit awal babak pertama dibunyikan, Garuda Muda langsung mengambil inisiatif menyerang dan terus memberi tekanan ke lini belakang Malaysia.

Meski begitu, peluang yang tercipta belum mampu berujung gol bagi Timnas U20 Indonesia.

Pada menit ke-18, Arkhan Kaka membawa bola hingga mendekati gawang lawan, tetapi aksinya berhasil digagalkan kiper Malaysia.

Timnas U20 Indonesia sempat memberikan ancaman pada menit ke-20 melalui tendangan jarak jauh Nazriel Alfaro dari luar kotak penalti, namun bola melesat di atas mistar.

Peluang Amar Brkic pada menit ke-28 juga belum membuahkan hasil karena tembakannya terlalu pelan dan melenceng dari sasaran.

Tiga menit kemudian, Fabio Azka melepaskan lemparan ke dalam jarak jauh yang mengarah ke gawang, namun bola hanya membentur sisi gawang.

Menjelang akhir babak pertama, tepatnya pada menit ke-35, Reno Salampessy mencoba peruntungannya lewat tendangan keras dari luar kotak penalti, tetapi bola melambung tinggi.

Skor Timnas U20 Indonesia vs Malaysia 0-0 bertahan hingga kedua tim masuk ke ruang ganti.

Baca juga: Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK

Babak Kedua: Dominan, tapi Masih Buntu

Timnas U20 Indonesia kian menunjukkan dominasinya di babak kedua.

Sejumlah peluang Garuda Muda berhasil diciptakan.

Rafi mendapat umpan lambung di menit ke-75 dan tinggal berhadapan dengan kiper Malaysia, tetapi Iqhwan dapat menepisnya sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.

Dua kesempatan berikutnya yang tercipta dari skema corner juga belum membuahkan gol bagi Garuda Muda.

Blunder kiper Malaysia yang menghasilkan bola liar di depan gawang juga tak bisa dimaksimalkan pada menit ke-78.

Sundulan Irpan Abadi hanya melambung di atas mistar gawang, meski gawang dalam keadaan kosong.

Selain itu, sepakan mendatar dari Welber Jardim di menit ke-85 masih membentur pemain Malaysia, sehingga melenceng dari gawang.

Kesempatan Putu Panji di injury time juga masih belum menciptakan peluang berbahaya akibat kegagalan kontrol bola.

Skor Timnas U20 Indonesia vs Malaysia 0-0 bertahan hingga peluit panjang tanda berakhirnya laga.

Susunan Pemain

Indonesia (3-4-3): Dafa Al Gasemi; Muhamad Al Gazani, I Putu Panji Apriawan, Ibrah Ardiansyah; Fabio Azkairawan, Isfandyar, Nazriel Alfaro, Amar Brkic; Theodore Leeming, Arkhan Kaka, Reno Salampessy. Pelatih: Nova Arianto.

Malaysia (4-3-3): Iqhwan; Airel Husainy, Mustaqim, Amar Imran, Adam Hakimi; Arif Aiman, Aqasha, Arsyad; Tengku Hasyri, Zarul Aidid, Izzudin. Pelatih: Ong Kim Swee.

Skuad Garuda Muda Siap Tempur

Demi menumbangkan lawan dan meraup hasil maksimal di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, pelatih Nova Arianto telah menentukan 23 pemain terbaiknya.

Nama-nama populer yang menjadi langganan pemanggilan Timnas U-20 Indonesia seperti Arkhan Kaka hingga Putu Panji dipastikan kembali mengisi skuad.

Kekuatan Garuda Muda dipastikan makin solid berkat kehadiran tiga pemain yang berkarier di luar negeri (abroad).

Ketiga pemain abroad yang siap diandalkan tersebut adalah Amar Brkic (Jerman), Eizar Jacob (Australia), dan Welber Jardim (Brasil).

Berikut adalah daftar lengkap 23 pemain Timnas U-20 Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027:

Kiper:

Dafa Al Gazemi — Dewa United
Er Deva Aulia — Kendal Tornado
Rendi Razzaqu — Adhyaksa

Belakang:

Ibra Ohorella — Borneo FC
Putu Panji A. — Bali United
Ruben Asoka — Bhayangkara
Eizar Jacob — Sydney FC
Amar Brkic — Sportverein Darmstadt 1898
Algazani Dwi — Adhyaksa
Raditya Raharjo — Persija
Rafi Rasyiq — Persib
Ghifari Azhhari — Semen Padang
Fabio Azka — Adhyaksa

Tengah:

Aleandro Alam — Persebaya
Nazriel Alvaro — Persib
Erwin Gerard — Barito Putera
M. Isfandyar Abdillah — PSS
Welber Jardim — São Paulo FC

Depan:

Irpan Abadi — Persija
Reno Salampessy — Persipura
Theodore Evan L. — Persis
Arkhan Kaka — Garudayaksa
Zahaby Gholy — Adhyaksa

(bolasport/ kompas.com/ Bangkapos.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.