TRIBUNNEWS.COM - Selebgram Sherly Fanny Kondoh alias Fanny Kondoh kini tengah ramai diperbincangkan publik.
Nama Fanny Kondoh pertama kali dikenal publik sebagai selebgram dan konten kreator yang kerap membagikan konten sedekah.
Kisah hidupnya sempat viral tatkala Fanny Kondoh mengandung anak pertama tak lama setelah suaminya, Hajime meninggal dunia.
Cerita hidup Fanny ini pun sempat diangkat ke layar lebar melalui film Baby Udon yang diproduseri oleh aktor Denny Sumargo dan istrinya, Olivia Allan.
Dalam salah satu gala premier film Baby Udon, Fanny Kondoh justru menjadi bulan-bulanan warganet.
Di mana pada momen tersebut Fanny terlihat menghampiri Dokter Gia Pratama dan langsung memeluknya.
Wargaenat pun beramai-ramai menyoroti perasaan istri Dokter Gia setelah suaminya dipeluk oleh Fanny.
"Jangan dipeluk lah, aduh kalau jadi istri Dokter Gia sembur aku pasti," kata salah seorang warganet.
Setelah videonya ramai dengan hujatan, Fanny pun memberikan klarifikasinya.
Dikatakan ibu satu anak ini, aksinya memeluk Dokter Gia sebagai bentuk dukungan.
Fanny yang juga menyaksikan perjalanan hidup Dokter Gia menyebut kondisi sang dokter mirip dengan dirinya.
Baca juga: Caitlin Halderman Ungkap Reaksi Publik saat Dirinya Perankan Fanny Kondoh di Film Baby Udon
"Saat itu saya sebenarnya hanya ingin berbagi support kepada dr. Gia. Karena jujur, saya mengikuti perjalanan beliau dan merasa relate dengan apa yang pernah saya alami. Niat saya sederhana, hanya ingin saling menguatkan," tutur Fanny dalam utasan Threads-nya, dikutip Rabu (2/9/2026).
Namun kini, wanita asal Jawa Timur tersebut, menyadari aksinya memeluk Dokter Gia kurang berkenan di hati sebagian orang.
"Tapi saya sadar, cara saya menyampaikan atau sikap saya ada yang kurang berkenan," tambahnya lagi.
Di akhir unggahannya itu, Fanny menyebut dirinya sudah meminta maaf langsung kepada Dokter Gia dan istrinya.
"Untuk itu saya minta maaf. Saya juga sudah menyampaikan permintaan maaf secara pribadi kepada Dr. Gia dan istrinya."
"Tidak ada niat sedikit pun untuk merendahkan atau tidak menghormati siapa pun," tutup Fanny.
Tak hanya soal aksinya memeluk Dokter Gia saat gala premier film Baby Udon, Fanny juga mendapat banyak komentar negatif dari warganet di tenagh aksinya promo film.
Ia dinilai centil dan genit karena sejumlah perkataan maupun gesturnya saat berinteraksi dengan Denny Sumargo.
Salah satu ucapan Fanny yang menjadi sorotan adalah ketika dirinya mengaku takut jatuh cinta kepada Denny karena sang aktor memerankan karakter mendiang suaminya.
Pernyataan tersebut dinilai sebagian warganet kurang mempertimbangkan posisi Denny yang telah memiliki istri dan anak.
Tak hanya soal ucapannya, gestur Fanny yang dianggap terlalu physical touch terhadap lawan jenis juga ikut menjadi perbincangan.
Berbagai komentar tersebut kemudian membuat Fanny buka suara melalui unggahan di Threads.
Fanny tampaknya membandingkan hujatan yang diterimanya dengan pengalaman sejumlah figur publik lain yang pernah menjadi sasaran perundungan di media sosial.
Ia mengaku dirinya juga merasakan beratnya menghadapi komentar negatif dari warganet.
“Gue aja ga sebesar fuji, rachel Venya, erika, dirujak dikit udah mau nyerah," ujar Fanny, dikutip Selasa.
Fanny kemudian menyinggung dampak cyberbullying yang menurutnya bisa sangat serius bagi seseorang. Ia bahkan mengaitkannya dengan adanya orang yang sampai meninggal dunia akibat tekanan dari perundungan di dunia maya.
“Pantesan ada orang meninggoy gara gara cyber bullying is real,” tulis Fanny.
Di tengah tekanan yang dirasakannya, Fanny mengatakan dirinya masih berusaha bertahan karena mengingat anak semata wayangnya.
Ia menyebut keberadaan sang anak menjadi salah satu alasan dirinya tetap menjalani kehidupan.
“Untuk saat ini gue cuman bertahan untuk tidak meninggoy karena masih Allah kasih sadar gue punya anak,” pungkasnya.
(Tribunnews.com/Gabriella/Rinanda)