BPBD Tanjab Barat Pastikan Tak Ada Titik Api Baru yang Terdeteksi
Heri Prihartono September 02, 2026 01:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyebut belum ditemukan titik api baru atau titik api aktif pascakebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah kecamatan di kabupaten tersebut.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Tanjung Jabung Barat, Samsuhadi, Rabu (2/9/2026).

Ia mengatakan, kebakaran hutan dan lahan di Desa Muntialo, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, telah padam dan tidak lagi menimbulkan asap.

Meski demikian, Samsuhadi menjelaskan tim gabungan yang terdiri dari personel BPBD, TNI, dan Polri tetap bersiaga di sejumlah titik rawan karhutla.

Tim yang disiagakan tersebut berjumlah 10 personel dalam satu regu.

Sebelumnya, BPBD Tanjung Jabung Barat mencatat sebanyak 214,4 hektare lahan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat terbakar selama periode Januari hingga 31 Agustus 2026.

Lahan terbakar tersebut tersebar di Kecamatan Batang Asam seluas 125,7 hektare, Renah Mendaluh 60,3 hektare, Bram Itam 17 hektare, Senyerang 5 hektare, Merlung 1,5 hektare, Betara 4,2 hektare, Kuala Betara 0,2 hektare, dan Muara Papalik 0,5 hektare.

Selain luas lahan yang terbakar, BPBD Tanjung Jabung Barat juga mencatat sebanyak 210 kejadian karhutla selama periode tersebut.

Sebanyak 119 kejadian terjadi di Kecamatan Batang Asam, 73 kejadian di Kecamatan Renah Mendaluh, tiga kejadian di Kecamatan Bram Itam, tujuh kejadian di Kecamatan Senyerang, serta masing-masing tiga kejadian di Kecamatan Merlung dan Betara.

Satu kejadian karhutla masing-masing juga tercatat di Kecamatan Muara Papalik dan Kuala Betara.

Sementara itu, sebanyak 794 titik panas atau hotspot terpantau di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Berdasarkan pantauan satelit Terra-Aqua, SNPP, dan NOAA-20, sebanyak 226 hotspot terpantau di Kecamatan Batang Asam, 53 hotspot di Renah Mendaluh, 173 hotspot di Bram Itam, 12 hotspot di Senyerang, dua hotspot di Merlung, dan 308 hotspot di Betara.

Selain itu, terpantau 10 hotspot di Kecamatan Muara Papalik, delapan hotspot di Kecamatan Pengabuan, serta masing-masing satu hotspot di Kecamatan Kuala Betara dan Tungkal Ilir.

(Tribun Jambi/Syrillus Krisdianto)

Baca juga: Bupati Fadhil Arief Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Pemkab Batang Hari Siap Hadapi Karhutla

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.