Dampak Asap Karhutla, 2 Maskapai di Bandara APT Pranoto Samarinda Batalkan Penerbangan
Miftah Aulia Anggraini September 02, 2026 02:09 PM

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dampak asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) membuat dua maskapai di Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda memutuskan membatalkan penerbangan. 

Bnadara APT Pranoto Samarinda berada di Jalan Poros Samarinda - Bontang, Sungai Siring, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Jarak dari pusat Kota Samarinda menuju Bandara APT Pranoto sekira 25 km dan bisa ditempuh berkendara kurang lebih 40 hingga 50 menit melalui jalur darat

Pembatalan penerbangan di Bandara APT Pranoto Samarinda ini dilakukan pada Selasa (1/9/2026).

Baca juga: Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Kutai Barat, 5 Hari Pesawat Gagal Terbang

Di mana kedua maskapai tersebut telah menyampaikan surat resmi untuk tidak melakukan penerbangan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I APT Pranoto Samarinda, I Kadek Yuli Sastrawan, mengungkapkan dua maskapai tersebut adalah Wings Air dan armada perintis Smart Cakrawala Aviation. 

Maskapai Wings Air membatalkan penerbangan menuju Bandara Melalan di Kutai Barat, sementara Smart Cakrawala Aviation juga membatalkan penerbangan menuju Bandara Melalan Kutai Barat, Bandara Datah Dawai di Mahakam Ulu, serta Bandara Long Apung di Kayan Selatan, Kalimantan Utara.

"Ini karena dampak dari kabut asap. Tapi kalau penerbangan yang lain di Bandara APT masih normal. Yang terdampak itu di bandara tujuan bukan di Bandara APTnya," ujarnya kpeada TribunKaltim.co, Rabu (2/9/2026).

Baca juga: Penerbangan Samarinda ke Datah Dawai Mahakam Ulu Dibatalkan karena Kabut Tebal

Terkait dampak bagi penumpang, Kadek menjelaskan bahwa baik pihak maskapai maupun penumpang pada umumnya sudah memahami ketentuan penanganan pembatalan atau penundaan penerbangan akibat kondisi kahar (force majeure), bukan akibat kelalaian maskapai. 

Ia menyebut, kondisi ini umumnya tidak menimbulkan protes dari penumpang, mengingat faktor keselamatan penerbangan menjadi pertimbangan utama. 

Adapun bagi penumpang yang ingin melakukan pengembalian dana, pembatalan, maupun penjadwalan ulang tiket, keputusan sepenuhnya dikembalikan kepada masing-masing penumpang.

"Kalau ada yang mau batal ya dibalikin, kalau ada yang mau reschedule ya dirubah ke tanggal besoknya atau berapa harinya," tuturnya.

Baca juga: 2 Penerbangan dari Bandara SAMS Balikpapan Menuju Berau dan Tarakan Alami Delay Akibat Cuaca Buruk

Sementara itu, terkait kondisi di Bandara APT Pranoto sendiri, Kadek memastikan kondisi udara di sekitar bandara masih relatif aman dari dampak asap Karhutla. 

Menurutnya, kabut yang sering terlihat pada pagi hari lebih disebabkan oleh faktor kabut alami, bukan asap kebakaran. 

Ia menyebut, hingga saat ini belum ada laporan titik panas maupun titik api besar di wilayah Samarinda berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Sampai saat ini informasi dari BMKG sih belum ada titik panas atau titik api yang besar di Samarinda," katanya.

Baca juga: Kabut Asap Tebal, Penerbangan Wings Air di Bandara Melalan Kubar Masuk Hari Kelima Dibatalkan

Guna mengantisipasi ketidakpastian cuaca di daerah tujuan, calon penumpang diimbau untuk rajin memantau perkembangan informasi penerbangan melalui kanal media sosial resmi bandara, maskapai, maupun BMKG. 

Pihak otoritas bandara pun memastikan akan terus memberikan pembaruan informasi terkini secara berkala.

"Kalau kami pasti meng-update itu, jadwal penerbangan yang ada tiap hari. Dan kalau ada yang batal, kita juga sampaikan di situ di kanal kami," pungkasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.