Syarat Pembuatan Sertifikasi Halal Gratis bagi UMKM di PLUT Kendari, Ada Pelatihan Foto Produk
Desi Triana Aswan September 02, 2026 02:49 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Inilah syarat pembuatan sertifikasi halal gratis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Bidang Pemberdayaan UMKM Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kendari, Machlil mengatakan pelaku usaha yang ingin mengajukan sertifikasi halal dapat mendatangi Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kendari.

PLUT Kendari berada di Jalan Boulevard, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga.

Persyaratan yang perlu disiapkan pelaku UMKM, yakni harus memiliki usaha, Nomor Induk Berusaha (NIB), serta produk yang akan diajukan untuk sertifikasi.

“Kami memfasilitasi pengajuan sertifikasi halal dan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) tanpa dipungut biaya atau gratis,” kata Machlil saat diwawancara di PLUT Kendari, Rabu (2/9/2026).

Machlil meminta para UMKM bisa memanfaatkan kesempatan ini, karena di Oktober 2026 para pelaku usaha harus memiliki sertifikasi halal untuk produknya.

Tak hanya memberikan layanan administrasi, Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kendari juga memberikan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha.

Dari sekitar 30 ribu UMKM di Kota Kendari, sebanyak 1.400 pelaku usaha telah mengikuti pelatihan secara gratis.

Baca juga: Ambisi Bank Sultra Jadi Mesin Penggerak Ekonomi UMKM di Sulawesi Tenggara

Menurutnya, pelatihan tersebut diberikan karena perkembangan usaha di Kota Kendari saat ini cukup pesat. 

Kondisi tersebut membuat pendampingan peningkatan kompetensi visual menjadi penting agar produk lokal dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

Sementara itu, Kepala Perum LKBN ANTARA Biro Sultra, Zabur Karuru menyampaikan, program TJSL tersebut difokuskan pada penguatan kemampuan visual pelaku UMKM.

Hal itu dilakukan seiring perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin bergeser ke platform digital.

“Hampir 70 persen masyarakat saat ini bertransaksi secara daring. Di era visual ini, konsumen membeli karena melihat foto produk terlebih dahulu,” ujar Zabur.

Menurutnya, meskipun produk memiliki kualitas yang baik, tampilan foto yang kurang menarik dapat membuat konsumen tidak tertarik untuk membeli.

Sehingga, melalui pelatihan tersebut, 50 pelaku UMKM yang menjadi peserta dapat memanfaatkan fasilitas sederhana di rumah untuk menghasilkan foto produk yang estetis dan memiliki nilai jual.

“Kami juga mengimbau para peserta untuk saling mendukung dalam membangun ekosistem usaha lokal,” jelasnya. (*)

(TribumnewsSultra.com/Dewi Lestari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.