Kabel Power Terbakar Lumpuhkan Pompa PDAM, Tirta Asasta Depok Targetkan Normalisasi Air dalam 9 Jam
Hironimus Rama September 02, 2026 02:15 PM

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CITAYAM - Kejadian tak terduga menghantam sistem distribusi air di Kota Depok setelah insiden kebakaran kabel power melumpuhkan total pengoperasian instalasi pengolahan air bersih.

​Dampak dari terhentinya pompa membuat puluhan ribu rumah warga mendadak kehilangan pasokan air kebutuhan sehari-hari sejak gangguan tersebut terjadi.

​Manajemen PT Tirta Asasta Depok (Perseroda) langsung bergerak cepat guna mengidentifikasi serta melokalisasi kerusakan di lapangan.

Baca juga: Kekeringan Landa Depok, Tirta Asasta Gercep Kirim 6.000 Liter Air Bersih ke Curug Bojongsari

​Direktur Operasional PT Tirta Asasta Depok, Sudirman, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para pelanggan.

​"Saya Sudirman, Direktur Operasional PT Tirta Asasta Depok, menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya atas gangguan pelayanan yang terjadi pada masyarakat Kota Depok dan pelanggan Tirta Asasta Depok saat ini," kata Sudirman dalam video yang diterima TribunnewsDepok.com, Rabu (2/9/2026). 

​Pihak perusahaan menjelaskan bahwa kerusakan teknis ini memberikan dampak yang cukup masif pada cakupan layanan wilayah IPA Citayam.

​"Terjadi gangguan pada Instalasi Pengolahan Air di IPA Citayam, di mana pelanggan yang dilayani kurang lebih 30.000 pelanggan, dan semua terdampak terhadap pengaliran," tuturnya. 

​Untuk meringankan beban warga yang terdampak, armada mobil tangki darurat langsung diterjunkan ke area permukiman pelanggan.

​Langkah taktis pendistribusian air darurat ini terus digenjot guna memastikan pasokan air bersih primer warga tetap terpenuhi selama masa pemulihan.

​Manajemen mencatat belasan unit truk tangki telah digerakkan secara intensif guna menyuplai puluhan ribu liter air ke wilayah terpencil maupun pemukiman padat.

​Tim teknis di lapangan memperkirakan proses perbaikan fisik kabel power memerlukan waktu beberapa jam sebelum tahap pengaliran air dapat dinormalisasi sepenuhnya secara bertahap.

​"Terkait dengan perbaikan yang dilakukan, dari mulai saat ini kami membutuhkan waktu 3 jam, dan proses normalisasi pengaliran itu sekitar 6 jam dari selesainya pekerjaan perbaikan," jelasnya. 

​PT Tirta Asasta Depok mengimbau seluruh masyarakat untuk bersabar serta berjanji akan merampungkan perbaikan seoptimal mungkin demi mengembalikan pasokan air bersih ke kondisi normal. (m38)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.