KSAD Maruli Tanggapi soal Suku Dayak Bertato untuk Masuk Anggota TNI: Enggak Ada Masalah
Ramadhan Aji Prakoso September 02, 2026 03:12 PM

- Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak mengatakan, calon prajurit yang memiliki tato karena tradisi tidak menjadi masalah untuk masuk TNI. 

Menurut Maruli, ketentuan tersebut sebenarnya sudah diperbolehkan sejak lama.

"Ya memang dari dulu juga sudah boleh, memang Enggak ada masalah itu, dulu dibuatnya kalau punya tato karena tradisi ya diizinkan, tapi sejauh ini memang belum ada yang mendaftar yang seperti itu, nanti kami akan cari lagi," ujar Maruli, saat ditemui di Gedung DPR RI, Senin (31/8/2026). 

Maruli menegaskan bahwa TNI senang jika ada perwakilan dari seluruh daerah di Indonesia, termasuk masyarakat dari suku tertentu.

"Karena kita juga senang kalau ada semua perwakilan daerah seluruh Indonesia, apalagi kita sekarang menambah personel, kalau bisa lebih banyak, lebih bagus," kata Maruli.

Meski begitu, Maruli menilai, tidak semua masyarakat adat Dayak memiliki tato di tubuhnya. 

Dia juga belum mendapatkan informasi terbaru apakah ada peningkatan minat dari masyarakat adat untuk mendaftar masuk TNI. 

"Ya itu kan suku Dayak enggak semua bertato, jadi sebenarnya enggak ada masalah sih. Yang berminat kita belum tahu, nanti kita cari lagi lah. Kita pastikan," pungkas Maruli.

Sjafrie mengatakan, Pemerintah akan menyesuaikan syarat perekrutan bagi masyarakat Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.